News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Muda tapi Muka Tampak Tua? Buruan Minum Cairan Ini Biar Awet Muda Bebas Penuaan Dini Kata dr Zaidul Akbar

Biar enggak malu dibilang tua padahal umur masih muda, yuk coba ramuan awet muda dari dr Zaidul Akbar, tanpa harus beli skincare bisa bikin wajah awet muda.
Selasa, 4 Juli 2023 - 18:01 WIB
dr Zaidul Akbar, ramuan ajaib awet muda
Sumber :
  • YouTube dan pexels

tvOnenews.com - Buruan minum ramuan awet muda ala dr Zaidul Akbar ini jika selama ini sering dikira sudah tua padahal sebenarnya umurnya masih muda.

Memiliki wajah awet muda kini sudah seperti sebuah kewajiban bagi masyarakat modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beragam produk kecantikan berlomba-lomba menciptakan inovasi yang menjanjikan wajah awet muda.

Tak jarang demi awet muda, ada yang rela mengeluarkan uang yang tak sedikit jumlahnya.

Sebenarnya jika ingin awet muda tak perlu serepot dan semahal itu, karena dr Zaidul Akbar sudah berikan ramuan ajaib pencegah penuaan.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari Bamol Tv 2.0, simak penjelasan dr Zaidul Akbar tentang cairan yang bisa bikin wajah awet muda.

Persoalan penuaan dini sering menjadi masalah besar, terutama bagi mereka yang mengutamakan penampilan dalam kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, pola makan dan gaya hidup masyarakat modern tanpa disadari justru meningkatkan peluang penuaan dini.

Maka dr Zaidul Akbar mengingatkan apa saja yang menjadi tanda penuaan dini, dimulai dari munculnya keriput.

"Kalau tubuh kita mulai tampak pengeriputan di mana-mana ya kurang air, kebanyakan yang dimakan itu produk yang menyebabkan penuaan dini," kata dr Zaidul Akbar.

Jika tak segera mengubah gaya hidup, maka lama kelamaan dan tanpa disadari wajah akan terlihat lebih tua dari umur yang sebenarnya.

"Jadi kalau misalkan anda nih masih muda tapi tua," ujar dr Zaidul Akbar.

"Umur 30 tahun tapi wajak kayak 50 gitu," lanjutnya.

Kemudian dr Zaidul Akbar menunjukkan dua jenis kelapa, yakni kelapa muda dan kelapa tua.

Ternyata, masing-masing jenis kelapa tersebut memiliki fungsi yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Menurut dr Zaidul Akbar, kelapa muda memiliki khasiat sebagai minuman detoks atau pembersih tubuh dari penyakit dan kotoran.

"Kalau kelapa muda lebih baik kita gunakan untuk detoksifikasi, bersih-bersih," ujar dr Zaidul Akbar.

Beda lagi dengan kelapa tua, walaupun sebenarnya merupakan buah yang sama, kelapa tua punya khasiat yang berbeda.

Kelapa tua menjadi salah satu sumber mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

"Kalau ini (kelapa tua) mineralnya lebih kuat," jelas dr Zaidul Akbar,

Sehingga menurut dr Zaidul Akbar, kelapa tua bisa digunakan untuk mengobati penyakit degeneratif mulai dari darah tinggi hingga kencing manis.

"Airnya kelapa tua itu untuk orang-orang yang berpenyakit degeneratif seperti stroke, darah tinggi, kencing manis, itu bagus banget," ungkap dr Zaidul Akbar.

Tak hanya itu, kelapa tua bisa memberikan efek awet muda bagi tubuh, terutama untuk orang-orang yang mengalami penuaan dini.

Maka jika ingin wajah awet muda dan mendapatkan lebih banyak nutrisi hingga mineral penting, dr Zaidul Akbar menyarankan untuk memilih kelapa tua dibanding kelapa muda.

"Kelapa tua berperan untuk menyuplai nutrisi lebih baik dibandingkan sama kelapa muda," jelas dr Zaidul Akbar.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT