News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dalam Satu Minggu Lemak Rontok Tanpa Diet, Ini Tips Menurunkan Berat Badan ‘Anti Nyiksa’ Menurut dr Zaidul Akbar

Banyak orang kesulitan menurunkan berat badan. Padahal tanpa diet, dr Zaidul Akbar punya tips agar lemak cepat hilang dalam waktu satu minggu saja, cek yuk!
Jumat, 26 Mei 2023 - 04:33 WIB
Dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Satu Minggu lemak rontok tanpa diet, tips menurunkan berat badan menurut dr Zaidul Akbar.

Makanan berlemak dan kurangnya olahraga di tengah kesibukan membuat berat badan banyak orang bertambah dengan mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, orang kesulitan menurunkan berat badan. Ternyata dr Zaidul Akbar punya tips khusus diet tanpa menyiksa.

Dalam waktu satu minggu, lemak di tubuh bisa langsung berkurang. Apa saja tipsnya?

4 Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Menyiksa Menurut dr Zaidul Akbar

Dilansir dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, tips untuk menurunkan berat badan ternyata tidaklah sulit.

Salah satunya adalah mengurangi asupan karbohidrat seperti nasi, kentang dan lain-lain.

“Itu yang pertama kurangi makan nasi,“ kata dr Zaidul Akbar.

Ia menganjurkan untuk mengonsumsi nasi 3 sendok makan setiap harinya yakni pada pagi, siang dan malam hari.

Hal ini akan membantu menghilangkan lemak hanya dalam satu minggu.

“Selama 7 hari ke depan, coba untuk makan nasi 3 sendok sehari. Pagi satu, siang satu, malam satu,“ lanjutnya.

Dr Zaidul Akbar bahkan mengatakan bahwa tidak mengonsumsi nasi justru lebih baik.

“Gak usah sekalian kan? Mendingan gitu, siap gak?“ katanya.

Selanjutnya, tips menurunkan berat bedan tanpa diet dengan mudah menurut dr Zaidul Akbar adalah berhenti mengonsumsi makanan mengandung tepung.

“Yang kedua semua jenis produk yang menggunakan tepung,“ ungkap dr Zaidul Akbar.

Selain itu, sangat disarankan untuk mengurangi makanan yang mengandung minyak atau disajikan dengan cara digoreng.

“Yang ketiga semua produk yang menggunakan minyak goreng,“ sambungnya.

Dr Zaidul Akbar juga menambahkan untuk mengurangi makanan atau minuman manis agar lemak cepat rontok dalam 7 hari.

“Yang keempat semua produk yang menggunakan gula pasir,“ pungkas dr Zaidul.

Menurutnya, makanan dikonsumsi bukan hanya agar sekedar kenyang tapi untuk mendapatkan gizi agar bisa beribadah dengan baik.

“Kita makan bukan untuk kenyang, kita makan untuk mendapatkan gizinya untuk beribadah kepada Allah, “ tutur dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada berkah di makanan, makan tuh gak perlu banyak-banyak sampai nanti lebih mementingkan saya sudah salat belum, ngaji belum dibandingkan makanan, “ sambungnya.

(Rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT