News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening, Bahaya dan Cara Mengatasinya Menurut Para Ahli Kesehatan

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening disebabkan oleh sel darah putih yang berubah menjadi ganas. Limfoma dapat dibagi menjadi 2, yaitu Limfoma non hodgkin (LNH) dan limfoma hodgkin (LH)
Rabu, 22 Februari 2023 - 17:45 WIB
Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening, Bahaya dan Cara Mengatasinya Menurut Para Ahli Kesehatan
Sumber :
  • pixabay.com

tvonenews.com - Limfoma atau kanker kelenjar getah bening adalah kanker yang disebabkan oleh sel darah putih yang berubah menjadi ganas.

Sel darah putih memperbanyak diri dengan sangat tidak terkendali pada kelenjar getah bening atau di organ-organ pembentuk sel darah putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Limfoma atau kanker kelenjar getah bening dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu Limfoma non hodgkin (LNH) dan limfoma hodgkin (LH).

Kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya dan termasuk ke dalam salah satu jenis kanker darah.

Apa itu Kanker Kelenjar Getah Bening atau Limfoma?

Mengenal Kanker Kelenjar Getah Bening, Bahaya dan Cara Mengatasinya Menurut Para Ahli Kesehatan. Source: pixabay.com

Kanker kelenjar getah bening adalah jenis penyakit berupa adanya pertumbuhan sel abnormal pada sistem limfatik, yaitu salah satu bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan infeksi.

Yang disebut kanker kelenjar getah bening adalah kondisi medis dimana sel-sel sistem limfatik berproliferasi dengan ganas. 

Sistem limfatik meliputi area kelenjar getah bening, limfa, timus dan juga sumsum tulang.

Hal ini kemudian akan menyebabkan terjadinya pembengkakan pada organ-organ sistem limfatik tersebut.

Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

Yang menjadi penyebab kelenjar getah bening dalam hal ini adalah sistem limfatik memproduksi sel darah putih yang berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh manusia. 

Gejala kanker kelenjar getah bening bervariasi, salah satu di antaranya yaitu pembengkakan organ tubuh tersebut.

Anda bisa mendeteksi secara dini pembengkakan kelenjar getah bening dengan meraba area sekitar leher, selangkangan, dan bagian bawah ketiak.

Namun, hingga kini, belum diketahui secara pasti mengapa sel limfosit bisa berubah menjadi ganas sehingga menyebabkan terjadinya kanker kelenjar getah bening.

Ada juga beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terjangkit kanker kelenjar getah bening. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktor risiko ini berbeda-beda berdasarkan jenis kankernya itu sendiri. Adapun faktor risiko kanker kelenjar getah bening berdasarkan jenisnya yaitu sebagai berikut:

1. Limfoma Hodgkin
Limfoma Hodgkin merupakan jenis kanker kelenjar getah bening yang ditandai dengan munculnya benjolan di area leher, lipatan paha, dan bagian tubuh sejenis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT