News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kerokan untuk Ibu Hamil Apakah Diperbolehkan?

Kerokan secara turun-temurun sudah menjadi tradisi masyarakat nusantara untuk mengobati masuk angin dan berbagai penyakit lainnya. Namun apabila Anda sedang mengandung, apa ada batas kerokan untuk ibu hamil? Mari simak jawabannya melalui artikel berikut ini.
Sabtu, 24 Desember 2022 - 21:00 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • IST

Jakarta - Kerokan secara turun-temurun sudah menjadi tradisi masyarakat nusantara untuk mengobati masuk angin dan berbagai penyakit lainnya. Namun apabila Anda sedang mengandung, apa ada batas kerokan untuk ibu hamil? Mari simak jawabannya melalui artikel berikut ini.

Secara medis kerokan saat hamil sebaiknya dihindari lantaran ditakutkan dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti, pecahnya pembuluh darah kapiler, pemicu kontraksi, dan infeksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerokan ternyata sudah dikenal ribuan tahun lamanya dan disebut dengan terapi Gua Sha, tujuannya untuk menggerakkan chi pada tubuh manusia dan menyembuhkan berbagai masalah kesehatan.

Dilansir dari beborganic.com, Gua Sha dapat menyembuhkan berbagai keluhan kesehatan di antaranya:

●        nyeri punggung bawah

●        neuropati diabetik

●        fibrosis (terlalu banyak jaringan ikat)

●        sindrom terowongan karpal

●        peradangan

●        Hepatitis B6

●        menopause

●        pengencangan kulit

●        penguatan kekebalan

●        pilek dan flu

●        alergi

●        mual

●        sakit kepala (bahkan migrain)

●        pembengkakan payudara

Kerokan sendiri “digunakan untuk mengobati kondisi yang memiliki fitur stasis darah, nyeri, dan/atau pembengkakan.” Selain itu, kerokan juga membantu meningkatkan fungsi kekebalan kulit dan meningkatkan respons sistem kekebalan.

Dengan merangsang sirkulasi mikro di fasia tepat di bawah kulit, kerokan memberi bahan bakar dan memperkuat sistem kekebalan Anda untuk menghasilkan antioksidan yang membantu menurunkan peradangan.

Bagi Anda ibu hamil dan ingin kerokan sebaiknya dilakukan di atas perut, paha, dan area lain di mana tanda peregangan mungkin muncul. Cobalah hingga kulit memerah, tetapi jika memerah atau terasa teriritasi, kurangi tekanan.

Meskipun belum diakui secara medis, kini kerokan atau gua sha semakin banyak diteliti dan digunakan karena berfungsi untuk masalah muskuloskeletal atau pencernaan, dan hampir semua penyakit.

Perlu diketahui, pengobatan tradisional Tiongkok sangat menghargai energi dari batu yang berbeda seperti giok, kuarsa mawar, dan batu kecubung. Hal tersebut lantaran setiap batu membawa karakteristik penyembuhannya sendiri dan digunakan untuk masalah tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun batu adalah alat yang paling populer, Anda juga bisa menggunakan sendok keramik Cina, koin, atau bahkan tutup logam lainnya.

Namun metode kerokan bagi ibu hamil tentunya akan sangat berbeda karena menggunakan gerakan yang sangat lambat. Cara tersebut guna membantu menguras limfatik, membuka fasia dan jaringan ikat. (ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT