News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Efektif! 7 Cara Mengatasi Breakout yang "Nampol", Tidak Perlu Beli Skincare Mahal-mahal Untuk Menghilangkan Jerawat

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan wajah breakout, mulai dari hormon, hingga stres. Cara mengatasi breakout di wajah ada beberapa cara berikut ini di antaranya.
Jumat, 14 Oktober 2022 - 14:43 WIB
Cara mengatasi breakout
Sumber :
  • Freepik

Jakarta - Breakout menjadi salah satu masalah kulit yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang, khususnya remaja. Tidak heran jika banyak produk kecantikan yang  menawarkan cara mengatasi breakout.

Wajah yang mengalami breakout ini ditandai dengan kulit yang memerah akibat peradangan dan munculnya banyak jerawat. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan wajah breakout, mulai dari hormon, salah skincare, hingga stres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengatasi breakout di wajah, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Berikut di antaranya:

Puasa skincare

Umumnya ketika sedang breakout seseorang akan buru-buru menggunakan produk perawatan wajah tertentu dengan harapan bisa mengatasi masalah. Sayangnya, tidak semua produk perawatan wajah cocok digunakan ketika sedang breakout. 

Pasalnya, kulit yang tiba-tiba breakout bisa terjadi karena terlalu “lelah” dengan pemakaian produk-produk skincare. Umumnya hal ini disebabkan karena pemakaian produk yang terlalu banyak atau justru tidak cocok untuk kulit.

Agar kondisi kulit dapat kembali seperti semula, sebaiknya lakukan puasa skincare terlebih dahulu selama beberapa hari. Cara mengatasi breakout ini memang nampak sederhana, namun sejauh ini cukup efektif.

Perbaiki jam tidur

Selain makanan, penyebab lain dari wajah breakout adalah jam tidur yang kurang atau berantakan. Alasannya, karena saat malam hari kulit akan melakukan regenerasi. Puncak regenerasi ini umumnya terjadi pada jam 10 malam.

Pada jam-jam ini kulit berganti dua kali lebih banyak dibandingkan saat siang hari. Karena itu, cara mengatasi breakout yang tepat adalah memperbaiki jam tidur. Pastikan untuk mengurangi waktu begadang dan upayakan untuk tidur malam dengan durasi 6-8 jam. 

Kompres dengan toner

Belakangan sudah banyak beredar produk toner yang dapat digunakan untuk meredakan kulit yang sedang meradang. Penggunaan toner tersebut hanya perlu ditempelkan saja ke kulit yang breakout.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diamkan selama 10-20 menit, lalu tidak perlu dibilas. Proses ini akan membantu membuat wajah menjadi lebih ‘kalem’, meredakan kemerahan, rasa gatal dan perih akibat meradang.

Ulangi langkah ini secara rutin hingga jerawat-jerawat di wajah menjadi kering dan tersisa bekasnya saja.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT