News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KREATIF, Ibu Rumah Tangga Produksi Masker Aroma Terapi 

Tak putus asa, Desi dan sejumlah ibu-ibu pedagang beralih membuat masker dengan dibantu para mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo.
Minggu, 12 September 2021 - 13:40 WIB
Perajin membuat masker aroma terapi di Kecamatan Bulango Selatan, Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (12/9/2021).
Sumber :
  • tim tvOne/Kadek Sugiarta

Bone Bolango, Gorontalo - Dia adalah Desi Saleh, ibu rumah tangga warga Desa Ayula Tilango, Kecamatan Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, yang memproduksi masker aroma terapi. Tak hanya wangi, masker produksinya juga bermotif Karawo, atau sulaman kerawang khas Gorontalo.

"Saya sudah tiga bulan produksi masker ini, dulunya saya jualan di kantin sekolah, tapi karena pembelajaran daring kita terpaksa tutup" ujar Desi kepada tvOnenews, Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desi sebelumnya adalah pedagang di kantin sekolah di Desa setempat, namun karena adanya pandemi Covid-19, kantin sekolah ditutup karena pembelajaran dilakukan secara daring.

Tak putus asa, Desi dan sejumlah ibu-ibu pedagang beralih membuat masker dengan dibantu para mahasiswa dari Universitas Negeri Gorontalo.

Masker kain yang sudah didesain dan dijahit para ibu-ibu ini kemudian diberi inovasi penggunaan aroma terapi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. 

Desi mengaku produksi masker aroma terapi bermotif Karawo ini sangat membantu perekonomian di tengah-tengah pandemi Covid-19. 

Umar Kasim salah satu mahasiswa yang melakukan pembinaan mengatakan untuk menghasilkan aroma terapi bahan-bahan utama yang disiapkan yakni limbah kulit jeruk dan minyak zaitun.

"Hasil ekstraksinya dioles ke plastik lalu dimasukan kedalam masker," jelas Umar. 

Selain membantu agar masyarakat produktif, pembuatan masker aroma terapi bermotif sulaman Karawo bertujuan melestarikan budaya Lokal di Gorontalo Lewat sulaman Karawo.

"Dengan segala kreativitas kami, bagaimana ini berguna bagi masyarakat di Desa, Kegiatan ini kami tembakan ABC, A adalam aroma Terapi , B adalah Bermotif Karawo  dan C adalah Cool" ungkap Umar.

Setelah warga mahir membuat masker Aroma terapi, mereka kemudian diajarkan untuk menjual hasil produksinya lewat Media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selanjutnya kita ajarkan cara pemasaran, selain melalui media sosial, kita akan promosikan lewat UMKM di Gorontalo" tambah Umar.

Harga satu lembar masker aroma terapi produksi ibu-ibu Rumah tangga ini dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per masker.(Kadek  Sugiarta/ito)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT