News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trail Run Makin Diminati Para Runners, Penasaran? Berikut Gambarannya Pada CULTRA 2025

Lari lintas alam tentu memiliki perbedaan dengan olahraga lari pada umumnya yang dilakukan di jalur yang rata seperti aspal atau beton. Beberapa perbedaan seperti dari segi karakteristik dan perlengkapan yang diperlukan. Medan yang tidak rata, tanjakan curam, turunan licin, akar pohon, bebatuan dan berbagai rintangan lainnya mampu meningkatkan adrenalin. 
Jumat, 25 Juli 2025 - 20:22 WIB
Peserta melintasi jalur pendakian.
Sumber :
  • Cultra

Malaysia, tvOnenews.com - Lari lintas alam atau dikenal dengan Trail Run kini semakin digandrungi para runners, khususnya bagi para pelari jalan raya atau Road Run yang mulai melirik dan tertarik ingin mencoba. Lari lintas alam tentu memiliki perbedaan dengan olahraga lari pada umumnya yang dilakukan di jalur yang rata seperti aspal atau beton.

Beberapa perbedaan seperti dari segi karakteristik dan perlengkapan yang diperlukan. Medan yang tidak rata, tanjakan curam, turunan licin, akar pohon, bebatuan dan berbagai rintangan lainnya mampu meningkatkan adrenalin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlengkapan yang dibutuhkan pun sedikit berbeda, seperti sepatu trail khusus dengan grip yang kuat, tas hidrasi, trekking poles untuk medan ekstrem, dan pelindung dari cuaca seperti jas hujan, buff dan lain-lain. Headlamp juga diperlukan jika melakukan lari di malam hari atau lokasi yang cenderung gelap seperi di kawasan pegunungan atau hutan.

Cameron Ultra Trail (CULTRA), kembali digelar untuk yang kesembilan kalinya pada 18 hingga 20 Juli 2025. Berlokasi di kawasan dataran tinggi Cameron Highlands yang indah, menampilkan jalur yang teknikal dan berat, melintasi perkebunan teh, hutan tropis berkabut, serta tanjakan curam yang menjadi ciri khas kawasan pegunungan Cameron Highlands.

Berikut beberapa foto pada event CULTRA 2025 yang dapat memberikan gambaran kepada anda yang penasaran ingin memulai lari lintas alam:

1. Pelari lintas alam disajikan panorama alam yang indah, seperti pegunungan dan perkebunan teh

2. Melewati medan yang tidak rata, curam, licin, akar pohon, bebatuan dan lainnya

3. Melewati jalur mendaki yang membutuhkan tenaga ekstra dan melelahkan

4. Membawa segala perlengkapan seperti tas hidrasi hingga headlamp untuk kawasan atau jalur yang gelap

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, bagaimana? anda tertarik menikmati keindahan dan keseruan olahraga lari lintas alam? tetapi yang paling penting sebelum anda melakukan lari lintas alam, diperlukan persiapan fisik dan mental, latihan ekstra untuk memperkuat otot kaki, latihan pernafasan dan ketahanan.

Kemudian yang tak kalah penting ketika anda melakukan lari lintas alam adalah menghormati alam dan etika trail, seperti jangan membuang sampah sembarangan dan berusahan tidak merusak vegetasi (tanaman atau tumbuhan di sekitar jalur) dengan berlari di jalur yang sudah ditentukan. Selamat mencoba!

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT