News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keuntungan Menggunakan Fitur WhatsApp Blast dari Mekari Qontak

Dalam dunia usaha, efektivitas saat berkomunikasi dengan pelanggan sangat penting. Apalagi saat ini promosi dengan menggunakan dunia digital merupakan teknik yang tepat karena bisa menjangkau area yang luas dalam waktu cepat.
Rabu, 16 Agustus 2023 - 18:28 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Viva

Keuntungan Menggunakan Fitur WhatsApp Blast Mekari Qontak
Efisiensi dalam usaha sangat penting. Bukan hanya untuk meminimalkan biaya operasional, tetapi juga untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Jika informasi dari pemilik usaha bisa sampai lebih cepat kepada calon pelanggan atau pelanggan lama, maka kemungkinan untuk menggunakan produk yang ditawarkan jauh lebih besar. 

Saat ini peran WhatsApp Blast dalam menyampaikan informasi dari Perusahaan tersebut sangat penting. Proses promosi bisa dengan mudah dilakukan dengan menggunakan media WA, bahkan hanya cukup menulis satu pesan, kemudian mengirimkannya secara langsung ke banyak penerima sekaligus. Berikut keuntungan menggunakan fitur WA Mekari Qontak adalah:
1. Bisa mengirim pesan ke ribuan penerima
Mengirim pesan ke ribuan pelanggan tanpa adanya fitur khusus membutuhkan banyak waktu. Apalagi jika menggunakan WA standar, hanya bisa mengirim pesan ke nomor yang sudah tersimpan. Sedangkan untuk menyimpan nomor itu juga perlu waktu. Belum lagi keterbatasan memori perangkat yang hanya dapat menyimpan nomor dalam jumlah tertentu. 
Berbeda jika menggunakan Mekari Qontak, hanya dengan satu kali klik, pebisnis bisa mengirim pesan ke ribuan penerima. Pesan tersebut juga dapat dikirim ke nomor yang belum tersimpan sehingga sangat praktis. Apalagi waktu pengiriman pesan bisa diatur sesuai kebutuhan.
2. Meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui pesan personalisasi
Pebisnis bisa membuat pesan secara personal dan kemudian mengirimkannya kepada pelanggan. hal ini bisa meningkatkan engagement atau keterikatan sehingga meningkatkan potensi untuk menggunakan produk kembali. Dengan demikian pebisnis berpotensi meningkatkan pendapatan dari bisnis yang dijalankan. 
3. Dapat mengirimkan promosi tanpa terblokir
Salah satu kendala yang sering dialami oleh pebisnis yang menggunakan media sosial untuk promosi adalah pesan yang dikirim terblokir sehingga tidak sampai pada sasaran. Berbeda jika menggunakan Mekari Qontak, pebisnis bisa mengirimkan pesan tanpa terblokir sehingga sangat efektif untuk mengenalkan produk kepada pelanggan. 
4. Bisa membangun kedekatan dengan pelanggan
Persaingan bisnis yang semakin ketat perlu ditanggapi dengan berbagai strategi agar pelanggan tidak berpindah ke produk yang lain. Anda bisa membangun kedekatan dengan pelanggan melalui komunikasi yang mudah dan cepat, termasuk melalui WA. 
Kedekatan ini yang akan terus menjaga kepercayaan pelanggan sehingga tetap menggunakan produk yang sebelumnya sudah digunakan. Selain itu juga akan memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi, memberikan saran maupun kritik sehingga merasa mendapatkan pelayanan maksimal dari pebisnis. 
5. Mendapatkan feedback terbaik dari pelanggan
Masukan dari pelanggan merupakan poin penting yang bisa menjadi bahan untuk melakukan evaluasi sehingga dapat meningkatkan kualitas produksi maupun pelayanan. Dengan menggunakan berbagai fitur dalam Makari Qontak, pebisnis akan mudah mencatat masukan atau feedback dari pelanggan dan meresponnya. 

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT