GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencoba Lezatnya Sawut Singkong, Inovasi Pangan Yang Rendah Kadar Gula

Sawut Singkong, inovasi pangan sejumlah ibu dari Kelompok Wanita Tani di Pati, Jawa Tengah ini diyakini baik untuk kesehatan karena memiliki kadar gula renda
Selasa, 9 November 2021 - 19:07 WIB
Sawung Singkong olahan Kelompok Wanita Tani di Pati, Jawa Tengah (9/11/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Bahan baku ketela pohon atau singkong yang melimpah menginspirasi belasan ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Tanjung, Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, membuat sawut singkong instan.

Sawut Singkong, inovasi pangan para ibu dari Kelompok Wanita Tani ini, diyakini baik untuk kesehatan karena memiliki kadar gula rendah dan dapat dikonsumsi setiap waktu

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sawut singkong ini terbuat dari singkong segar yang dikeringkan. Ini solutif pengganti beras yang tinggi serat dan rendah kalori. Bagus untuk diet dan penderita diabetes,“ jelas Sumiyati, Selasa (9/11/2021)

Untuk membuat sawut singkong siap santap ini, caranya sangat mudah. Sawut singkong instan tinggal diberi air panas dan diaduk. Setelah itu dibiarkan selama 10 hingga 15 menit.

Selanjutnya buang airnya, dan sawut singkong siap untuk dikukus dan ditunggu hingga matang. sawut singkong yang sudah matang pun siap disantap ketika masih hangat dan keluar asapnya.

Namun tunggu dulu ya, bagi yang belum terbiasa menyantap sawut singkong sebagai pengganti nasi, maka bisa dicampur dengan nasi biasa. Jadi saat mengkukusnya bisa dicampur nasi dengan perbandingan 75 banding 25 atau separuh sawut singkong separuh lagi nasi.

Bagi yang sudah terbiasa bisa menyantap sawut full singkong. Tapi jangan lupa, sawut singkong pengganti nasi ini agar lebih enak saat menyantapnya, bisa ditambah dengan sayur bening kelor ditambah tumis tempe serta lauk ikan.Wow semakin mantap tentunya untuk makan siang.

Salah seorang pembeli sawut singkong, Ekafiatun Nurrohmah, mengaku tertarik mencoba sawut singkong karena penasaran dengan rasanya. 

“Ini saya baru pertama kali makan, setelah mencoba rasanya ternyata enak. Masih terasa singkongnya, cuman kalau singkong biasa khan masih ada serat seratnya, kalo ini enggak,” ujar Eka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota KWT Sekar Tanjung Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Pati, kini harus kerja keras memproduksi sawut singkong karena banyaknya pesanan.

Penjualan dilakukan secara offline maupun online. Dengan harga Rp10 ribu per bungkus, pesanan sawut singkong ini tidak hanya dari lokal Pati saja, namun juga datang dari luar daerah dan luar Pulau, seperti Kalimantan, Sulawesi, Jakarta hingga Papua. (Abdul Rohim/Buz)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT