News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiat dan Trik Rias Wajah ala MUA Marlene Hariman

Make up Artist (MUA) papan atas Marlene Hariman membocorkan beberapa kiat dan trik untuk menghasilkan riasan yang memukau, terkunci dan tahan lama. 
Rabu, 15 Februari 2023 - 20:38 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Make up Artist (MUA) papan atas Marlene Hariman membocorkan beberapa kiat dan trik untuk menghasilkan riasan yang memukau, terkunci dan tahan lama. 

Di dunia tata rias, sosok Marlene sudah tak perlu dipertanyakan lagi, ia adalah salah satu dari MUA papan atas Indonesia yang pernah merias wajah cantik Raisa, Nagita Slavina, Lesti Kejora, Aurel Hermansyah, Nikita Willy, Krisdayanti dan masih banyak lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiat dan trik pertama yang dibeberkan Marlene adalah bagi orang dengan mata yang turun, menurutnya akan lebih cocok memakai eyeshadow berwarna gelap.

“Selain itu menambahkan eyeshadow di area bawah mata juga mampu menyiasati bentuk mata yang turun, dan membuatnya terlihat lebih tegas,” kata Marlene pada media gathering di Jakarta, Sabtu (18/2/2023).

Selain itu, MUA yang lebih sering merias pengantin ini menyebut penggunaan skin care dan tindakan perawatan kecantikan di area wajah mendekati hari acara wajib untuk dihindari.

Penggunaan krim dokter juga tidak boleh digunakan setidaknya dua minggu sebelum dirias.

“Aku sebagai MUA cukup cerewet kalau sebelum merias pengantin mereka tidak boleh melakukan treatment apapun, apa lagi peeling (pengelupasan) pada wajah h-7 hari.” ujar Marlene.

Menurutnya, hal ini dapat membuat make up sulit bahkan tidak dapat menempel pada wajah, sehingga riasan tentu akan hancur.

Wanita kelahiran 1984 itu juga selalu menyarankan para klien untuk tidur dengan cukup agar memiliki mood yang bagus ketika hari acara tiba. Tidur yang cukup juga akan membuat wajah lebih cerah.

Sementara untuk riasan yang mampu bertahan lama, Marlene mengungkap mosturizer atau pelembab adalah kuncinya.

Banyak orang yang menganggap penggunaan pelembab sebelum make up akan menyebabkan wajah berminyak, namun Marlene menepis hal itu.

“Kenapa pelembab penting? Karena dia mampu menahan minyak supaya kulit tidak menghasilkan minyak yang berlebih,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain pelembab, penggunaan setting spray juga diperlukan agar make up terkunci dan tahan lebih lama.

Ada banyak jenis setting spray yang kini beredar di pasaran, masyarakat tentu dapat memilih satu dari sekian produk yang tersedia, selama cocok di kulit masing-masing. (ant/ebs)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT