GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Antam Turun dalam Sepekan, Sempat Anjlok Rp 40 Ribu sebelum Rebound di Akhir Pekan

Harga emas Antam turun Rp 6.000 dalam sepekan, sempat anjlok Rp 40.000 sebelum rebound di akhir pekan
Minggu, 29 Maret 2026 - 12:30 WIB
Ilustrasi emas Antam.
Sumber :
  • tim tvOne/Sri Wanasari

Daftar Harga Emas Antam Sepekan

Berikut rincian harga emas Antam per gram selama periode 23–28 Maret 2026:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Senin, 23 Maret 2026: Rp 2.843.000

  • Selasa, 24 Maret 2026: Rp 2.843.000

  • Rabu, 25 Maret 2026: Rp 2.850.000

  • Kamis, 26 Maret 2026: Rp 2.850.000

  • Jumat, 27 Maret 2026: Rp 2.810.000

  • Sabtu, 28 Maret 2026: Rp 2.837.000

Faktor Penyebab Penurunan Harga Emas

Penurunan harga emas dalam sepekan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global yang cukup kuat menekan pasar logam mulia.

1. Penguatan Dolar AS

Ketika nilai dolar Amerika Serikat menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Kondisi ini menurunkan permintaan global terhadap emas.

2. Suku Bunga Tinggi

Kebijakan suku bunga tinggi yang dipertahankan bank sentral, khususnya The Fed, membuat instrumen seperti obligasi menjadi lebih menarik. Emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) menjadi kurang diminati.

3. Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

Naiknya yield obligasi pemerintah AS membuat investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang memberikan return lebih pasti dibandingkan emas.

4. Aksi Ambil Untung

Setelah sebelumnya harga emas sempat mencetak rekor tinggi, banyak investor melakukan aksi ambil untung (profit taking). Hal ini memicu tekanan jual yang berdampak pada penurunan harga.

5. Penurunan Permintaan Safe Haven

Meski konflik geopolitik masih berlangsung, pasar tampaknya menilai dampaknya tidak terlalu signifikan terhadap ekonomi global. Akibatnya, permintaan emas sebagai aset aman mengalami penurunan.

6. Kebutuhan Likuiditas

Dalam kondisi pasar yang bergejolak, investor kerap menjual emas untuk mendapatkan dana tunai guna menutup kerugian di aset lain.

Perang Tak Selalu Dorong Harga Emas Naik

Secara umum, konflik geopolitik seperti perang biasanya mendorong kenaikan harga emas karena meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven. Namun, kondisi saat ini menunjukkan fenomena berbeda.

Penguatan dolar AS yang cukup signifikan justru menekan harga emas. Selain itu, sebagian investor memilih menjual emas untuk menjaga likuiditas di tengah ketidakpastian pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga emas tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geopolitik, tetapi juga oleh dinamika kebijakan moneter global dan perilaku investor.

Koreksi harga seperti yang terjadi dalam sepekan terakhir merupakan hal yang wajar dalam siklus pasar. Meski demikian, emas masih tetap dianggap sebagai instrumen lindung nilai dalam jangka panjang. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT