News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas PRR Kebut Pembangunan Huntara hingga Pengungsi Tenda Habis Sebelum Lebaram, DTH Cair Juga 100 Persen

Selain meningkatkan pemanfaatan huntara dan penyaluran dana tunggu hunian (DTH), Satgas PRR juga mulai membangun hunian tetap (huntap) secara bertahap.
Selasa, 10 Maret 2026 - 20:49 WIB
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf pastikan percepat Huntara dan Penyaluran DTH.
Sumber :
  • Satgas PRR

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah saat ini sedang mengebut penanganan pengungsi pascabencana di sejumlah wilayah di Sumatera. Strategi utama yang ditempuh adalah meningkatkan pemanfaatan hunian sementara (huntara) sekaligus menyalurkan dana bantuan bagi penyintas yang belum dapat menempati tempat tinggal baru.

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera menyampaikan sedang mengupayakan berbaca cara untuk terus mendorong tingkat hunian di huntara disertai penyaluran dana tunggu hunian (DTH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Percepatan itu khususnya ditujukan untuk mengurangi jumlah warga yang masih bertahan di tenda pengungsian akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Laporan harian Satgas PRR per 10 Maret mencatat pembangunan huntara di tiga provinsi terdampak telah mencapai 14.725 unit dari total target 18.697 unit. Dengan capaian tersebut, progres pembangunan huntara secara keseluruhan telah mencapai sekitar 78 persen.

Aceh menjadi wilayah dengan pembangunan huntara terbanyak. Hingga kini, sebanyak 12.926 unit telah selesai dibangun dari total target 16.847 unit, dengan tingkat progres sekitar 76 persen.

Di Sumatera Utara, pembangunan huntara telah mencapai 969 unit dari target 1.020 unit atau sekitar 95 persen. Sementara itu di Sumatera Barat, seluruh target pembangunan huntara sebanyak 830 unit telah selesai, sehingga progresnya mencapai 100 persen.

Selain meningkatkan pemanfaatan huntara, Satgas PRR juga mulai membangun hunian tetap (huntap) secara bertahap. Berdasarkan data per 9 Maret, tercatat 1.463 unit huntap sedang dalam proses pembangunan dari total rencana 36.669 unit, sementara enam unit lainnya telah selesai dibangun.

Upaya lain yang dilakukan untuk mengurangi jumlah pengungsi di tenda adalah melalui penyaluran Dana Tunggu Hunian bagi penyintas yang memilih tidak menempati huntara. Bantuan tersebut diberikan sebesar Rp600.000 per bulan selama tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total Rp1,8 juta.

Saat ini seluruh rekening penerima bantuan telah menerima transfer dana. Tingkat penyaluran mencapai 100 persen kepada 12.771 penerima di tiga provinsi terdampak. Rinciannya, sebanyak 6.846 penerima berada di Aceh, 4.162 penerima di Sumatera Utara, dan 1.763 penerima di Sumatera Barat.

Percepatan pembangunan huntara, pembangunan huntap, serta penyaluran DTH terbukti berkontribusi pada penurunan jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda. Data Satgas PRR per 9 Maret menunjukkan jumlah pengungsi di tenda mengalami penurunan signifikan di tiga provinsi tersebut.

Pada 8 Maret tercatat sebanyak 2.300 kepala keluarga masih berada di tenda pengungsian. Sehari kemudian jumlahnya turun menjadi 1.872 kepala keluarga atau berkurang 428 kepala keluarga. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 5.963 jiwa pengungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru Bicara Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Amran, menegaskan pemerintah menargetkan jumlah pengungsi di tenda terus berkurang sebelum Idulfitri 2026. Berbagai tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dijalankan untuk mencapai target tersebut.

"(Pengungsi di tenda) akan terus berkurang hingga Idulfitri yang akan datang. Kami optimistis jumlah pengungsi akan terus berkurang dan menempati huntara. Sehingga kita tidak melihat lagi pengungsi di tenda," kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT