GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Bocorkan ‘Kejutan’ untuk UMKM! Program Baru Disiapkan, Dampaknya Bisa Terasa Setahun ke Depan

Menkeu Purbaya bocorkan akan ada “kejutan” program baru untuk UMKM dalam 6 bulan hingga 1 tahun. Pemerintah siapkan strategi penguatan ekonomi rakyat.
Senin, 23 Februari 2026 - 10:16 WIB
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah tengah menyiapkan langkah baru untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa akan ada “kejutan” berupa program pengembangan yang dirancang khusus untuk mendorong pertumbuhan UMKM dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan siaran langsung di media sosial bersama putranya pada Minggu (22/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia memberi sinyal bahwa kebijakan baru tersebut sedang dimatangkan dan ditargetkan mulai terasa dalam enam bulan hingga satu tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“UMKM nanti kalau jadi pelan-pelan ada kejutan, mungkin 6 bulan ke depan atau 1 tahun ke depan, ada program menarik untuk UMKM,” ujarnya.

Fokus Pemerintah Perkuat Fondasi Ekonomi Rakyat

UMKM selama ini dikenal sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjadi penopang daya tahan ekonomi, terutama saat menghadapi tekanan global.

Karena itu, pemerintah menilai penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan permodalan, tetapi juga membutuhkan strategi pengembangan yang lebih terintegrasi, mulai dari akses pasar, digitalisasi usaha, hingga peningkatan produktivitas.

Purbaya menegaskan bahwa rencana tersebut bukan sekadar wacana. Ia bahkan telah mengomunikasikan gagasan program tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sudah bilang ke presiden. Kalau bagus, katanya jalan saja,” kata Purbaya.

Pernyataan itu menunjukkan adanya dukungan politik terhadap kebijakan yang ditujukan untuk mempercepat transformasi UMKM agar lebih kompetitif di tengah perubahan ekonomi global.

Program Masih Dirancang, Arah Kebijakan Mulai Terbaca

Meski belum merinci bentuk program yang dimaksud, sinyal yang diberikan menunjukkan pemerintah sedang menyiapkan pendekatan baru yang lebih strategis dibandingkan skema bantuan konvensional.

Sejumlah kalangan menilai, kejutan yang dimaksud berpotensi berupa:

  • Penguatan ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih murah dan mudah diakses

  • Integrasi UMKM ke rantai pasok industri besar dan proyek nasional

  • Percepatan digitalisasi untuk memperluas pasar

  • Insentif fiskal guna meningkatkan daya saing produk lokal

Jika benar diarahkan ke aspek tersebut, maka program ini bisa menjadi langkah penting dalam menggeser UMKM dari sekadar bertahan menjadi naik kelas dan berorientasi ekspansi.

UMKM Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus menempatkan UMKM sebagai sektor prioritas karena kontribusinya yang besar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja.

Namun tantangan yang dihadapi masih cukup kompleks, seperti:

  • Skala usaha yang kecil dan sulit berkembang

  • Akses pembiayaan formal yang terbatas

  • Produktivitas yang belum merata

  • Ketergantungan pada pasar lokal

Melalui kebijakan baru yang sedang disiapkan, pemerintah ingin memastikan UMKM tidak hanya menjadi bantalan ekonomi, tetapi juga menjadi motor pertumbuhan baru.

Menkeu: Pasar Saham Masih Dihantui Kekhawatiran

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyinggung kondisi pasar modal Indonesia, khususnya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belum sepenuhnya pulih.

Menurutnya, saat ini pelaku pasar masih dibayangi rasa khawatir, sehingga pergerakan saham cenderung fluktuatif. Meski demikian, ia melihat saham-saham berkapitalisasi besar dengan fundamental kuat tetap menarik untuk dikoleksi.

“Orang masih takut, tetapi kalau saham besar dan bagus, serok bawah,” ujarnya.

Pernyataan ini mencerminkan pandangan bahwa kondisi pasar lebih dipengaruhi sentimen psikologis jangka pendek, sementara secara fundamental masih terdapat peluang investasi.

Momentum Reformasi Ekonomi Berbasis Usaha Kecil

Rencana kejutan bagi UMKM dinilai sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi domestik agar tidak terlalu bergantung pada sektor komoditas atau konsumsi semata.

Penguatan UMKM menjadi strategi untuk:

  • Menciptakan nilai tambah di dalam negeri

  • Mendorong pemerataan ekonomi antarwilayah

  • Mengurangi kesenjangan usaha besar dan kecil

  • Menumbuhkan wirausaha baru yang lebih adaptif terhadap teknologi

Jika implementasinya berjalan konsisten, kebijakan ini berpotensi memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pelaku UMKM Diminta Bersiap

Meski detail program belum diumumkan, sinyal dari pemerintah menjadi pesan penting bagi pelaku usaha untuk mulai berbenah. Transformasi yang akan datang kemungkinan menuntut UMKM lebih siap dari sisi manajemen, kualitas produk, hingga pemanfaatan teknologi.

Langkah persiapan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan legalitas usaha

  • Memperbaiki pencatatan keuangan

  • Memperluas pemasaran digital

  • Menjaga kualitas dan standar produk

Dengan kesiapan tersebut, UMKM dapat langsung memanfaatkan program pemerintah saat resmi diluncurkan.

Menunggu Realisasi “Kejutan” dalam Waktu Dekat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Menteri Keuangan menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang merancang kebijakan yang tidak biasa untuk mendorong UMKM naik kelas. Publik kini menanti bentuk konkret dari program yang dijanjikan akan hadir dalam enam bulan hingga satu tahun mendatang.

Jika benar menjadi terobosan baru, kebijakan ini dapat menjadi salah satu agenda penting transformasi ekonomi Indonesia pada 2026—menjadikan UMKM bukan sekadar sektor pendukung, melainkan pilar utama pertumbuhan yang berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Revolusi AI Agent! Teknologi Baru Ini Bisa Atur Jaringan Bisnis Otomatis Tanpa Ribet, Bikin Bisnis Jalan Otomatis

Revolusi AI Agent! Teknologi Baru Ini Bisa Atur Jaringan Bisnis Otomatis Tanpa Ribet, Bikin Bisnis Jalan Otomatis

AI generasi terbaru sudah mampu mengeksekusi tugas teknis secara otomatis, termasuk dalam pengelolaan jaringan bisnis. Hadirnya AI agent yang mampu bekerja secara mandiri

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT