News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Ramal Era Keemasan Ekonomi RI Dimulai, Ekspansi Bisa Bertahan Sampai 2033

Menkeu Purbaya menilai, kunci momentum baru untuk menyongsong era keemasan Indonesia ini adalah kebijakan fiskal yang ekspansif namun tetap berhati-hati.
Jumat, 13 Februari 2026 - 21:10 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sumber :
  • YouTube/Perekonomian RI

Jakarta, tvOnenews.com — Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut Indonesia tidak lagi sekadar menjaga stabilitas, tetapi berpeluang memasuki siklus pertumbuhan panjang yang dapat mengubah struktur ekonomi nasional.

Purbaya menyatakan peluang tersebut bukan retorika, melainkan hasil pembacaan tren makroekonomi sepanjang 2025 yang menurutnya menunjukkan pembalikan arah ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kita punya kemungkinan besar, bisa membawa ekonomi Indonesia ke Indonesia emas, bukan Indonesia suram,” ujar Purbaya, dalam forum Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).

Ia menilai kunci momentum baru ini adalah kebijakan fiskal yang ekspansif namun tetap berhati-hati. Pemerintah, kata dia, tidak hanya mengejar pertumbuhan, tetapi juga menjaga stabilitas agar siklus ekspansi tidak rapuh.

Purbaya menjelaskan, indikator ekonomi sepanjang 2025 bergerak konsisten membaik. Pertumbuhan terjadi dari kuartal ke kuartal, inflasi terkendali, perdagangan internasional mencatat surplus besar, dan sektor riil mulai kembali hidup.

“Menurut saya ekonomi Indonesia sangat baik dan membangun optimisme,” sambungnya.

Surplus perdagangan bahkan mencapai US$41 miliar atau naik 31 persen dibanding tahun sebelumnya. Di tengah tekanan ekonomi global, capaian itu menjadi bantalan penting bagi daya tahan domestik.

Selain itu, stabilitas nilai tukar serta arus modal asing yang masih masuk turut menopang pasar keuangan nasional. Pemerintah, lanjutnya, tetap menjaga disiplin fiskal sambil memperkuat koordinasi kebijakan.

Pemulihan juga tampak dari sektor riil. Sejak paruh kedua 2025, manufaktur kembali ekspansif, penjualan ritel meningkat, dan daya beli masyarakat mulai pulih. Indeks kepercayaan konsumen terhadap pemerintah pun ikut menguat.

“Jadi kondisi kita sekarang amat baik, stabilitas sosial, politik terjaga,” katanya.

Menurut Purbaya, perbaikan ekonomi tidak terjadi otomatis. Pemerintah sengaja menjaga likuiditas agar konsumsi dan investasi bergerak bersamaan.

“Jadi kalau uang cukup di sistem, ekonomi bergerak, daya beli membaik, retail penjualan naik, dan penjualan mobil dan motor juga naik ke sekarang di dalam balik licin,” ujarnya.

Dari sisi fiskal, pemerintah menjalankan kebijakan countercyclical. Defisit anggaran dinaikkan dari sekitar 2,5 persen menuju 2,9 persen, namun tetap berada di bawah batas aman 3 persen PDB.

“Itu adalah program kontrol siklikal yang kita kerjakan untuk membalik ekonomi dari yang turun sekarang jadi mulai-mulai. Tapi itu kita lakukan tanpa mengorbankan kehati-hatian fiskal. Karena defisit masih kita jaga di 3 persen dari PDB, dan utangnya juga masih terkendali,” tegasnya.

Belanja negara pada awal 2026 juga dipercepat untuk menjaga momentum pertumbuhan. Pemerintah turut merestrukturisasi Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai guna memperkuat penerimaan.

Untuk tahun 2026, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,5–6 persen, lebih tinggi dari asumsi APBN 5,4 persen.

“Jadi ini adalah prediksi kita di bulan pertama, ekonomi kita bisa tumbuh antara 5,5 sampai 6 persen,” kata Purbaya.

Ia kemudian menjelaskan Indonesia tengah memasuki fase siklus bisnis baru. Setelah ekspansi panjang 2009–2020 dan sempat mengalami resesi, ekonomi kini dinilai kembali naik.

“Kalau kita lihat di sini, terakhir. Kita ekspansi dari tahun 2009 sampai 2020. Abis resesi, kemudian sekarang ekspansi lagi,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Purbaya bahkan memperkirakan fase tersebut dapat bertahan hingga satu dekade apabila konsistensi kebijakan dijaga.

“Kalau kita betul, bisa pintar sampai 10 tahun, kita bisa ekspansi terus sampai 2033,” imbuhnya. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT