News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Bukan Kebetulan, Ungkap Hasil dari Kredibilitas

Menko Airlangga menegaskan ketahanan ekonomi RI ditopang oleh bauran kebijakan yang terkoordinasi, penguatan sinergi lintas sektor, dan komunikasi kebijakan yang konsisten.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia bukan terjadi secara kebetulan. Menurutnya, kinerja tersebut merupakan hasil dari kebijakan yang kuat, kredibel, dan dijalankan secara konsisten.

Hal tersebut disampaikan Menko Airlangga saat memberikan opening remarks pada Opening Ceremony APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026 yang digelar di Jakarta, Sabtu, 7 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Airlangga memaparkan, perekonomian Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 5,39 persen secara tahunan pada kuartal IV 2025.

Sementara sepanjang 2025, ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen. Capaian ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja ekonomi terbaik di kawasan APEC.

“Indonesia tetap resilien, bukan karena kebetulan, tetapi karena kebijakan yang kuat dan kredibel yang terus dijalankan untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan selaras dengan agenda reformasi,” ujar Menko Airlangga.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi tersebut memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tingkat kemiskinan tercatat menurun menjadi 8,5 persen, tingkat pengangguran turun ke level 4,9 persen, rasio ketimpangan membaik, serta Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat.

Capaian ini, menurutnya, ditopang oleh bauran kebijakan yang terkoordinasi, penguatan sinergi lintas sektor, dan komunikasi kebijakan yang konsisten.

Dalam konteks kerja sama regional, Airlangga menjelaskan bahwa Agenda Reformasi Struktural APEC 2026–2030 difokuskan pada penguatan persaingan usaha yang sehat, perbaikan iklim bisnis, serta percepatan inovasi dan digitalisasi, termasuk pemberdayaan pelaku ekonomi.

Reformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, ketahanan, dan kemakmuran bersama, sejalan dengan komitmen terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka dan inklusif di bawah naungan Organisasi Perdagangan Dunia.

“Pertemuan hari ini menegaskan bahwa sinergi yang lebih erat antara Pemerintah dan kepemimpinan dunia usaha merupakan satu-satunya cara untuk menavigasi kompleksitas tantangan dekade ini, mari kita ambil ide-ide yang dibahas di sini, ubah menjadi cetak biru dan hasil yang dapat ditindaklanjuti dan bersama-sama kita dapat memastikan bahwa Asia-Pasifik tetap menjadi mesin utama pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan di dunia,” tegas Menko Airlangga.

Ia juga menekankan bahwa transformasi struktural dan integrasi ekonomi kawasan menjadi agenda penting dalam mendorong pertumbuhan Asia-Pasifik yang inklusif di tengah dinamika global.

Menurutnya, sinergi antara kebijakan publik dan peran dunia usaha sangat menentukan keberhasilan transformasi ekonomi kawasan agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita berkumpul pada momen yang sangat penting, ketika lanskap ekonomi global menuntut lebih dari sekadar pemulihan, tetapi juga transformasi fundamental. Saat kita fokus 'Mempercepat Pertumbuhan Inklusif Regional Melalui Reformasi Struktural’, kita harus mengakui bahwa kekuatan kita terletak pada integrasi kita,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Chair ABAC Li Fanrong, Chair APEC Senior Officials’ Meeting Chen Xu, Chairman ABAC Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi, serta para pejabat senior APEC, anggota ABAC, dan delegasi peserta ABAC Meeting I 2026. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT