News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekonomi Indonesia Tancap Gas Ungguli China hingga Korea di 2025, Tapi Masih Kalah Ngebut dari Vietnam

BPS mengungkapkan laju ekonomi Indonesia pada 2025 lebih tinggi dibandingkan China yang tumbuh 5 persen, Singapura 4,8 persen, Malaysia 4,9 persen, Korea Selatan 1 persen, serta Filipina 4,4 persen.
Kamis, 5 Februari 2026 - 15:54 WIB
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti.
Sumber :
  • BPS

Jakarta, tvOnenews.com — Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan kinerja impresif. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi nasional tumbuh 5,11 persen, melampaui capaian 2024 yang sebesar 5,03 persen.

Hasil tersebut pun menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tertinggi di antara mitra dagang utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan laju ekonomi Indonesia pada 2025 lebih tinggi dibandingkan China yang tumbuh 5 persen, Singapura 4,8 persen, Malaysia 4,9 persen, Korea Selatan 1 persen, serta Filipina 4,4 persen.

“Ekonomi Vietnam tumbuh menguat menjadi 8 persen pada 2025, dari 7 persen pada 2024,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Meski masih berada di bawah Vietnam, Amalia menilai kinerja Indonesia tetap solid, terutama karena dicapai di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi global sepanjang 2025.

Ia juga menekankan bahwa seluruh mitra dagang utama Indonesia masih mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah tantangan global tersebut.

Dari sisi lapangan usaha, hampir seluruh sektor perekonomian Indonesia mencatatkan pertumbuhan sepanjang 2025. Satu-satunya sektor yang terkontraksi adalah pertambangan dengan kontraksi sebesar 0,66 persen.

Industri pengolahan kembali menjadi tulang punggung ekonomi nasional dengan pertumbuhan 5,30 persen dan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 19,07 persen.

Disusul sektor perdagangan yang tumbuh 5,49 persen dengan kontribusi 13,17 persen, serta pertanian yang mencatat pertumbuhan 5,33 persen dan menyumbang 13,10 persen terhadap PDB.

Sektor konstruksi turut mencatatkan pertumbuhan 3,81 persen dengan kontribusi 9,35 persen. Secara keseluruhan, lima lapangan usaha utama tersebut menyumbang 63,92 persen terhadap PDB Indonesia sepanjang 2025.

“Share ke lima lapangan usaha tersebut di 2025 adalah sebesar 63,92 persen terhadap PDB,” ungkap Amalia.

Di sisi lain, sektor jasa menjadi motor pertumbuhan tercepat. Jasa lainnya mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 9,93 persen, didorong oleh meningkatnya aktivitas rekreasi seiring melonjaknya jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara.

Jasa perusahaan tumbuh 9,10 persen, dipacu oleh meningkatnya aktivitas agen perjalanan serta maraknya penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,78 persen, sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi dan meningkatnya aktivitas pengiriman barang, baik domestik maupun luar negeri.

Kinerja ini menegaskan daya tahan ekonomi Indonesia yang tetap kuat di tengah dinamika global, sekaligus menunjukkan pergeseran motor pertumbuhan menuju sektor jasa dan konsumsi berbasis aktivitas masyarakat. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT