Kadin Bidik Pasar Uni Eropa Lewat Slovakia: Tarif 98 Persen Dihilangkan, Akses 600 Juta Euro Terbuka
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
“Mereka juga mempunyai suatu pendidikan cukup bagus untuk mencetak insinyur, maupun juga dokter dan lain-lain,” katanya.
Kadin, lanjut Anindya, mendorong penguatan konektivitas lintas level, mulai dari antarpemerintah hingga pelaku usaha dan masyarakat.
“Benar-benar tadi ingin ditingkatkan konektivitas antara institusi dan institusi, G2G dan B2B, tapi juga antara people to people,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Kadin Indonesia dan Slovak Investment and Trade Development Agency (SARIO) menandatangani nota kerja sama. SARIO merupakan lembaga negara Slovakia yang fokus pada investasi dan perdagangan.
“Saya rasa kunjungan yang bagus, tadi tanda tangan antara Kadin dan SARIO,” kata Anindya.
Ia menambahkan, Slovakia juga menyampaikan pengalamannya sebagai anggota OECD selama 25 tahun dan kesiapannya membantu Indonesia menuju organisasi tersebut.
“Mereka sudah 25 tahun dan mereka merasakan manfaatnya dan mereka bisa membantu kita sampai ke OECD, sehingga taraf kita menjadi setara dengan negara-negara yang maju, tapi tentu dengan cara kita sendiri yang bukan hanya tumbuh, tapi juga inklusif,” pungkas Anindya.
Langkah ini menegaskan strategi Indonesia memperluas jejaring global, tak hanya dengan negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan China, tetapi juga memperkuat posisi di Uni Eropa dan BRICS di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. (agr/rpi)
Load more