News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Moody’s Sorot Ketidakpastian Regulasi, Kadin Sebut 'Wake-Up Call': Kesempatan Reformasi Pasar Modal

Komentar itu muncul setelah Moody’s Ratings merevisi outlook menjadi Negatif dari Stabil terhadap tujuh korporasi non-keuangan Indonesia, menyusul perubahan outlook Pemerintah Indonesia.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:41 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com — Sorotan lembaga pemeringkat internasional terhadap kebijakan ekonomi Indonesia memicu respons dunia usaha. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menilai penilaian negatif terhadap prospek korporasi Indonesia justru harus menjadi momentum reformasi pasar modal nasional.

Komentar itu muncul setelah Moody’s Ratings merevisi outlook menjadi Negatif dari Stabil terhadap tujuh korporasi non-keuangan Indonesia, menyusul perubahan outlook Pemerintah Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski peringkat utang negara tetap di level Baa2, Moody’s menilai terdapat masalah pada prediktabilitas kebijakan dan komunikasi pemerintah yang berpotensi memengaruhi stabilitas sistem keuangan.

Menanggapi isu ketidakpastian regulasi yang sempat dikaitkan dengan tekanan di pasar saham Indonesia, Anindya menegaskan fondasi ekonomi nasional masih kuat, namun pasar modal memang menghadapi tantangan struktural.

“Pertama-tama pasar modal itu adalah fundamental tapi juga melihat ke depan. Nah, kita melihat secara fundamental Indonesia kan tumbuh selama 30 tahun 5 persen, inflasinya juga 2,5 persen jadi baik lah,” ujarnya di ABAC Meeting, Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

“Nah, yang sekarang ini banyak dipertanyakan ialah transparansinya dan juga likuiditasnya dan kedalaman dari pasar modal. Nah, inilah yang kita rasa Indonesia mempunyai kesempatan atau bahasa saya wake-up call atau kesempatan untuk mereformasi tapi bisa jadi katalis untuk Indonesia yang lebih baik,” sambung dia.

Moody’s sendiri menilai perubahan outlook dipicu menurunnya koherensi proses perumusan kebijakan serta komunikasi kebijakan yang dinilai kurang efektif dalam setahun terakhir. Jika berlanjut, kondisi itu berisiko menggerus kredibilitas kebijakan yang selama ini menopang stabilitas makroekonomi dan fiskal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah perusahaan besar ikut terdampak revisi outlook tersebut. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan Telkomsel masih berada satu tingkat di atas sovereign pada level Baa1, sementara Pertamina, Pertamina Hulu Energi, dan MIND ID berada di level yang sama dengan negara. Sektor swasta seperti Indofood CBP dan United Tractors juga mengalami perubahan outlook menjadi Negatif meski peringkat dipertahankan.

Anindya melihat momentum ini tidak semata soal persepsi investor global, tetapi kesempatan memperkuat struktur pasar keuangan domestik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT