News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Imlek dan Ramadhan, DKI Pastikan Stok Pangan Aman, Telur hingga Daging Jadi Fokus

Jelang Imlek dan Ramadhan, Pemprov DKI Jakarta memastikan stok pangan aman, telur dan daging jadi komoditas dengan kenaikan permintaan tertinggi.
Selasa, 3 Februari 2026 - 11:49 WIB
Cabai Rawit Merah
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan ketersediaan stok pangan di Ibu Kota berada dalam kondisi aman. Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mencatat pasokan bahan pokok tetap mencukupi meskipun terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat pada sejumlah komoditas strategis.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan lonjakan permintaan pangan menjelang hari besar keagamaan merupakan pola yang rutin terjadi setiap tahun. Namun demikian, Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang berlebihan di pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peningkatan kebutuhan pangan dengan persentase terbesar terjadi pada komoditas telur ayam sebesar 7,50 persen, kemudian daging sapi dan kerbau 3,57 persen, serta bawang putih juga 3,57 persen,” ujar Hasudungan di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan, meskipun permintaan meningkat, stok pangan di Jakarta masih dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan distribusi dan ketersediaan di tingkat produsen, distributor, hingga pasar tradisional dan modern untuk memastikan pasokan berjalan lancar.

Sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan keterjangkauan pangan, Pemprov DKI Jakarta menggencarkan program pangan murah keliling. Program ini dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pangan Provinsi DKI Jakarta dengan menyasar wilayah permukiman padat penduduk serta kawasan yang rentan terhadap fluktuasi harga.

Menurut Hasudungan, kegiatan pangan murah keliling bertujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang momen-momen dengan lonjakan konsumsi seperti Imlek dan Ramadhan.

“Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses pangan masyarakat sekaligus menjaga daya beli warga di tengah meningkatnya kebutuhan,” kata Hasudungan.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga menggelar program penyediaan dan pendistribusian pangan murah yang menyasar kelompok masyarakat tertentu. Melalui skema ini, warga penerima manfaat dapat membeli paket bahan pangan dengan harga yang telah disubsidi pemerintah daerah.

Hasudungan menjelaskan, dalam satu paket pangan murah, masyarakat bisa memperoleh enam jenis komoditas utama, yakni beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu UHT bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Paket tersebut dapat dibeli dengan harga Rp126.000 per paket,” ungkapnya.

Program ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok, khususnya menjelang Ramadhan yang biasanya diikuti dengan peningkatan konsumsi rumah tangga. Selain itu, kehadiran paket pangan murah juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas inflasi daerah agar tetap terkendali.

Pemprov DKI Jakarta juga terus memperkuat koordinasi dengan daerah penghasil pangan di luar Jakarta untuk memastikan kelancaran pasokan ke Ibu Kota. Kerja sama antardaerah menjadi salah satu kunci dalam menjaga ketahanan pangan Jakarta yang sangat bergantung pada distribusi dari wilayah lain.

Selain memastikan ketersediaan, pemerintah daerah juga rutin melakukan pengawasan kualitas pangan, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahan pangan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi seperti Imlek dan Ramadhan.

Hasudungan menambahkan, Pemprov DKI berkomitmen menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, serta kualitas pangan. Dengan berbagai program intervensi yang telah disiapkan, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan bahan pokok dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami terus memantau kondisi lapangan dan siap melakukan langkah-langkah tambahan apabila terjadi dinamika harga maupun pasokan,” ujarnya.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas pangan daerah, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata, khususnya menjelang dua momentum besar, yakni perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT