Istana Buka Suara soal Isu Prabowo Murka Usai IHSG Anjlok, Ini Penjelasannya
- Dokumentasi BPMI Istana Negara
“Seharusnya kita semua begitu. Kalau dengar kabar pasar turun tajam, wajar kalau khawatir. Tapi itu tidak berarti presiden marah atau bereaksi secara emosional,” tegasnya.
Istana juga meminta publik tidak berspekulasi berlebihan terkait sikap presiden, apalagi menyebarkan informasi yang belum tentu sesuai fakta.
Pemerintah Dorong Transparansi dan Reformasi Pasar
Lebih lanjut, Prasetyo mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari regulator, pelaku pasar, hingga investor ritel, untuk tetap berpikir positif dan menjaga kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
“Bismillah, kita harus optimis. Kita harus yakin bahwa pembenahan ini untuk kepentingan kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola di sektor pasar modal agar kejadian serupa tidak terulang. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pasar Modal Jadi Cerminan Kepercayaan Ekonomi
Analis menilai gejolak IHSG tidak hanya mencerminkan faktor teknis di pasar saham, tetapi juga persepsi investor terhadap stabilitas ekonomi dan kebijakan pemerintah. Karena itu, respons pemerintah yang cepat dan terukur dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan publik dan pelaku usaha.
Meski tekanan masih terasa, Istana menekankan bahwa pemerintah terus bekerja untuk memastikan fundamental ekonomi nasional tetap terjaga. Prasetyo pun menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali sikap optimistis pemerintah dalam menghadapi situasi tersebut.
“Hari ini kita tetap optimis, tetap yakin, dan terus bekerja memperbaiki keadaan,” ujarnya. (nsp)
Load more