News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejar Swasembada Energi, Prabowo Pacu DEN untuk Percepat Listrik hingga Biofuel Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, pembentukan DEN merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mempercepat proses menuju kemandirian energi nasional.
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:58 WIB
Pelantikan Dewan Energi Nasional
Sumber :
  • YouTube/Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menegaskan pembentukan Dewan Energi Nasional (DEN) bukan sekadar agenda seremonial.

Istana memastikan lembaga strategis ini disiapkan untuk mempercepat realisasi program prioritas energi nasional, mulai dari kelistrikan, peningkatan lifting minyak, hingga peralihan ke energi baru dan terbarukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan secara teknis berbagai program menuju swasembada energi sejatinya telah berjalan di masing-masing kementerian.

Namun, kehadiran DEN diyakini akan menjadi pengungkit percepatan sekaligus penguatan koordinasi lintas sektor.

“Iya, secara teknis sebetulnya kan juga beberapa program dalam rangka mencapai swasembada energi juga sudah diinisiasi oleh kementerian-kementerian terkait,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).

“Harapannya dengan dilantiknya Dewan Energi Nasional hari ini semakin bisa mempercepat proses-proses persiapan untuk kita mengejar beberapa program-program prioritas,” sambung dia.

Prasetyo tak menampik tantangan besar di sektor energi. Menurutnya, pekerjaan rumah pemerintah tidak ringan, mulai dari meningkatkan produksi minyak hingga mendorong transisi ke sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan.

“Karena memang dalam hal energi ini terus terang saja tidak mudah bagaimana kita meningkatkan lifting minyak, bagaimana kita memikirkan energi baru terbarukan, bagaimana kemudian kita juga berpikir untuk beralih ke sumber-sumber energi yang lain, misalnya sumber energi solar yang kita miliki, karena kita dikaruniai hidup di daerah khatulistiwa,” katanya.

Ia menegaskan, pembentukan DEN merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mempercepat proses menuju kemandirian energi nasional.

Lembaga ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan energi dalam negeri dengan kapasitas produksi nasional yang selama ini masih menjadi tantangan.

Terkait target khusus yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui DEN, Prasetyo memastikan arah kebijakannya sudah jelas dan fokus pada langkah-langkah konkret.

“Ada. Tentu ada,” ujarnya singkat saat ditanya soal target DEN tahun ini.

Prasetyo kemudian membeberkan beberapa fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah. Salah satunya adalah peningkatan lifting minyak nasional yang selama ini menjadi isu krusial dalam ketahanan energi.

“Tadi kan sudah saya sampaikan beberapa ya. Dalam rangka kita mencapai swasembada energi kan ada beberapa yang harus kita lakukan. Misalnya satu, tadi bagaimanapun kita ingin meningkatkan lifting minyak kita,” ucapnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan transisi energi melalui pemanfaatan energi alternatif seperti biofuel dan biosolar, yang dinilai memiliki potensi besar di Indonesia.

“Kedua, bagaimanapun kita ingin mulai merubah ya, kebutuhan energi kita ke energi-energi yang lain. Misalnya bio-fuel, bio-solar. Nah itu salah satu yang program besar karena berkenaan dengan energi itu kan membutuhkan waktu,” kata Prasetyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, keberadaan DEN menjadi kunci untuk mempercepat sinkronisasi antara kebutuhan energi nasional dan kemampuan produksi dalam negeri. Dengan pelantikan DEN, pemerintah berharap seluruh proses perencanaan dan eksekusi program energi strategis bisa berjalan lebih cepat dan terarah.

“Dari kebutuhan energi di dalam negeri dengan kemampuan kita untuk memproduksi, nah itulah yang ingin dipercepat dengan segera dilantiknya Dewan Energi Nasional ini,” pungkas Prasetyo. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT