PNM Buka 4 Mekaar di Maluku Utara, Beri Akses Keuangan untuk Perempuan di Wilayah Terluar
- PNM
Jakarta, tvOnenews.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali memperluas akses keuangan bagi perempuan prasejahtera dengan menjangkau wilayah terluar Indonesia.
Di Maluku Utara, PNM baru saja meresmikan empat unit baru program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang berlokasi di Morotai, Tidore, Weda, dan Sofifi. Keempat daerah tersebut selama ini menghadapi tantangan geografis serta keterbatasan layanan keuangan formal.
Peresmian unit Mekaar itu disaksikan langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Kehadiran kepala daerah tersebut menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap penguatan ekonomi masyarakat subsisten, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro.
“Permasalahannya selalui di akses modal, bingung harus menjual produk apa, pelatihan dan pemasaran.Tugas kami di sini memastikan ibu-ibu naik kelas dan literasi keuangan bukan hanya menjadi pr PNM tetapi juga Pemprov Maluku Utara,” ungkap Sherly dalam seremoni pembukaan empat unit Mekaar di Maluku Utara, dikutip Kamis (22/1/2026).
PNM Mekaar di empat wilayah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi perempuan prasejahtera untuk membangun usaha yang lebih berkelanjutan.
Program ini juga ditujukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada praktik pembiayaan informal yang berisiko.
Di tingkat pelaksanaan, Mekaar tidak hanya menyediakan pembiayaan usaha, tetapi juga pendampingan rutin dan penguatan kapasitas.
Pendampingan mencakup pengelolaan keuangan sederhana hingga pembentukan disiplin usaha. Pola ini dinilai sesuai dengan karakter masyarakat kepulauan yang banyak mengandalkan usaha rumahan sebagai sumber utama ekonomi keluarga.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyatakan bahwa ekspansi ke Maluku Utara merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PNM agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dari akses keuangan formal.
“PNM berkomitmen hadir hingga ke titik-titik yang sulit dijangkau. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, termasuk perempuan prasejahtera di wilayah kepulauan, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses keuangan yang aman, legal, dan disertai pendampingan,” ujar Dodot.
Ia menambahkan, kehadiran Mekaar bukan sekadar membuka unit layanan, melainkan membangun ekosistem pemberdayaan yang memberi rasa aman bagi nasabah dalam mengembangkan usaha.
Dengan pembiayaan terjangkau dan pendampingan berkelanjutan, perempuan prasejahtera diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah PNM tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat subsisten melalui pendekatan pemberdayaan.
Di wilayah kepulauan seperti Morotai hingga Weda, akses layanan keuangan yang dekat dan tepercaya menjadi faktor penting agar usaha kecil dapat tumbuh dan bertahan.
Pembukaan empat unit Mekaar ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya berfokus di pusat-pusat ekonomi, tetapi juga menjangkau pulau-pulau terluar, tempat harapan sering tumbuh dari usaha yang dijalankan dengan ketekunan dan keberanian. (rpi)
Load more