GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kepastian BSU Rp600.000 Tahun 2026, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

Kemnaker menegaskan belum ada kepastian pencairan BSU Rp600.000 tahun 2026. Masyarakat diminta waspada hoaks dan tautan pendaftaran palsu.
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:40 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND masih terus menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada para pekerja di berbagai wilayah, termasuk Kota Batam.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akhirnya buka suara terkait ramainya informasi pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000 pada tahun 2026. Pemerintah menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan maupun pengumuman resmi mengenai kelanjutan program tersebut.

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menyampaikan bahwa informasi yang beredar di masyarakat terkait pencairan BSU tahun 2026 belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia menegaskan, pemerintah belum menetapkan apakah program BSU akan kembali digulirkan pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” ujar Faried dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Pemerintah Belum Umumkan Kelanjutan BSU

Faried menjelaskan, hingga saat ini Kemnaker belum menerima arahan atau keputusan resmi dari pemerintah terkait pelaksanaan BSU pada 2026. Artinya, seluruh informasi yang menyebutkan bahwa BSU Rp600.000 akan segera cair belum memiliki dasar kebijakan yang jelas.

Ia menegaskan, setiap program bantuan pemerintah, termasuk BSU, hanya akan diumumkan melalui saluran resmi kementerian dan lembaga terkait. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.

Menurut Kemnaker, kejelasan mengenai program bantuan hanya dapat dipastikan apabila telah diumumkan secara langsung oleh pemerintah, baik melalui konferensi pers maupun pengumuman tertulis.

Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Di tengah maraknya informasi di media sosial dan pesan berantai, Kemnaker mengimbau masyarakat untuk lebih aktif melakukan verifikasi informasi. Faried meminta masyarakat selalu mengecek kebenaran kabar terkait BSU melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.

Ia menekankan pentingnya literasi informasi, terutama terkait bantuan sosial dan subsidi pemerintah yang kerap menjadi sasaran penyebaran kabar tidak benar.

“Masyarakat diharapkan selalu memeriksa sumber informasi dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum dikonfirmasi kebenarannya,” tegas Faried.

Waspada Hoaks dan Penipuan Berkedok BSU

Selain itu, Kemnaker juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan pencairan BSU 2026. Faried menyoroti adanya modus penipuan yang biasanya disertai tautan pendaftaran tidak resmi atau permintaan data pribadi.

Menurutnya, tautan pendaftaran BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah berpotensi menjadi sarana penipuan digital. Masyarakat diminta untuk tidak mengklik tautan mencurigakan atau memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu atau hoaks, terutama yang mengatasnamakan pencairan BSU dan memuat tautan pendaftaran tidak resmi,” ujarnya.

Kanal Resmi Jadi Acuan Informasi

Kemnaker menegaskan bahwa setiap informasi resmi terkait program bantuan, termasuk BSU, hanya akan disampaikan melalui kanal resmi kementerian. Pemerintah tidak pernah meminta masyarakat mendaftar melalui tautan pribadi, pesan singkat, atau akun media sosial yang tidak terverifikasi.

Faried juga mengingatkan bahwa informasi resmi biasanya disampaikan secara terbuka dan dapat diakses oleh publik tanpa syarat tertentu. Jika terdapat kebijakan baru terkait BSU, Kemnaker memastikan akan mengumumkannya secara transparan.

Imbauan Agar Tidak Terjebak Informasi Menyesatkan

Dengan belum adanya kepastian mengenai BSU 2026, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi. Kemnaker berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang berkaitan dengan bantuan pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menilai kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran hoaks dan praktik penipuan yang merugikan banyak pihak.

Hingga saat ini, Kemnaker menegaskan belum ada keputusan resmi mengenai pencairan BSU Rp600.000 pada 2026. Masyarakat diminta untuk menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Momen mudik merayakan Idulfitri atau Lebaran menjadi saat yang dinantikan para perantau. Namun, di saat yang bersamaan momen ini bisa ganggu kesehatan mental.
Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

IDAI mengingatkan penggunaan gawai berlebihan oleh anak bisa mengakibatkan gangguan tumbuh kembang, termasuk sarafnya. Hal ini yang harus dilakukan.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT