News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Sinyal Hawkish The Fed Bikin Dolar AS Menguat

Rupiah melemah ke Rp16.873 per dolar AS usai pernyataan hawkish pejabat The Fed. Pasar mencermati inflasi AS dan arah suku bunga.
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:33 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Lukman menyebutkan, inflasi inti AS diproyeksikan naik dari sebelumnya 2,6 persen menjadi 2,7 persen. Sementara itu, inflasi utama diperkirakan tetap bertahan di level 2,7 persen.

“Kondisi ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS lebih lanjut dan memberikan tekanan tambahan bagi rupiah,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ekspektasi inflasi yang masih tinggi memperkuat pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang membatasi penguatan mata uang negara berkembang.

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif

Dengan kombinasi sentimen global tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas. Pelaku pasar cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter AS ke depan.

Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran yang cukup lebar pada perdagangan hari ini.

“Rupiah diperkirakan berada di rentang Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar AS,” katanya.

Rentang tersebut mencerminkan ketidakpastian pasar yang masih tinggi, terutama menjelang rilis data ekonomi penting dari AS. Selama dolar AS tetap menguat, tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum akan mereda.

Pasar Tunggu Sentimen Lanjutan

Ke depan, pelaku pasar akan terus memantau perkembangan data ekonomi global, khususnya dari AS. Selain inflasi, sinyal lanjutan dari pejabat The Fed terkait arah suku bunga akan menjadi faktor kunci yang memengaruhi pergerakan rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam negeri, stabilitas nilai tukar juga akan dipengaruhi oleh respons otoritas moneter dalam menjaga keseimbangan pasar keuangan. Namun untuk jangka pendek, sentimen eksternal masih menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih bergerak dinamis dan sensitif terhadap setiap perkembangan kebijakan moneter AS serta data ekonomi global yang dirilis dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT