News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Telkom Akses Klaim Sistem TACC Mampu Prediksi Gangguan Sebelum Pelanggan Terdampak

TACC digadang tidak hanya menjadi sentral operasional Telkom untuk memantau jaringan fiber secara nasional, tetapi juga membaca potensi gangguan sebelum terjadi.
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:23 WIB
Pusat kendali digital Telkom Akses Command Center (TACC).
Sumber :
  • Telkom

Jakarta, tvOnenews.comTelkom Akses memperkenalkan pusat kendali digital bernama Telkom Akses Command Center (TACC) yang diklaim mampu memprediksi gangguan jaringan fiber dan melakukan penanganan sebelum pelanggan terdampak.

Direktur Operation Telkom Akses, Ambari, menuturkan fasilitas ini tak hanya menjadi sentral operasional perusahaan untuk memantau jaringan fiber secara nasional, tetapi juga sekaligus membaca potensi gangguan sebelum terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“TACC tidak hanya memantau, tetapi mampu memprediksi gangguan sebelum terjadi. Ini membuat penanganan gangguan jauh lebih cepat karena tim teknis bisa langsung bergerak bahkan sebelum pelanggan melapor,” ucap Ambari, Rabu (10/12).

"Berbeda dari pola lama yang menunggu keluhan pelanggan, TACC bekerja dengan analitik otomatis dan pemetaan GIS untuk mendeteksi anomali jaringan secara real time," imbuhnya. 

Ambari menerangkan, salah satu fitur yang disebut krusial adalah sistem Proaktif Gamas. Sistem ini mendeteksi gangguan massal seperti putusnya kabel fiber, padamnya ONT, hingga kerusakan feeder akibat cuaca ekstrem maupun aktivitas pihak ketiga. 

"Ketika indikator gangguan muncul, lokasi terdampak otomatis ditandai dan teknisi langsung menerima pemberitahuan. Begitu ada kabel putus, sistem langsung mengidentifikasi lokasi ODP dan ONT yang terdampak. Alert otomatis terkirim ke teknisi terdekat,” ungkap Ambari.

Selain fungsi pengawasan, TACC juga terhubung dengan tiga operasi inti lain: Active Network Enabler untuk pemulihan jarak jauh, GIS-Based Plant Record untuk pembaruan infrastruktur fiber, serta Order Management yang mengatur bantuan teknis, kontrol pekerjaan, hingga pelaporan kinerja.

Menurut Ambari, transformasi turut menyentuh sisi internal, termasuk peningkatan kualitas SDM teknisi melalui pelatihan dan sertifikasi, serta digitalisasi pemantauan material dan perangkat kerja. 

"Operasional teknisi kini sepenuhnya berada di bawah Direktorat Operation melalui sistem Workforce Management (WFM)," ujarnya. 

Seluruh absensi, lanjut dia, penerimaan order hingga quality control dikelola melalui aplikasi Lensa dan dipantau real time lewat Lensa Flow.

“Dulu pengelolaan teknisi dilakukan oleh Telkom. Sekarang seluruh manajemen teknisi dari absensi, manajemen order hingga quality control dikelola sendiri oleh Telkom Akses. Telkom hanya mengirimkan order,” ujar Ambari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, Telkom Akses menargetkan proses perbaikan yang lebih cepat, presisi, dan terkendali berkat pusat data dan kontrol yang terintegrasi.

“Tujuan akhirnya sederhana, layanan harus semakin cepat, presisi, dan berkualitas. Transformasi operasional ini adalah fondasinya,” tandasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT