News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Beri Peringatan soal Serakahnomics di KTT APEC 2025 Korea Selatan: Kami di Indonesia sedang Berjuang

Presiden Prabowo menyerukan peringatan kepada para petinggi-petinggi negara soal Serakahnomics di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025, Gyeongju, Korea Selatan.
Sabtu, 1 November 2025 - 18:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto pidato pada KTT APEC 2025.
Sumber :
  • YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com - Tak hanya di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto kini menyampaikan pesan tegas soal Serakahnomics atau greed economy dalam pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan.

Di hadapan para pemimpin ekonomi dari 21 negara anggota, Presiden RI menyoroti bahaya Serakahnomics atau ekonomi keserakahan yang dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo menyampaikan kepada dunia bahwa praktik ekonomi yang digerakkan oleh keserakahan telah menjadi ancaman nyata bagi kemajuan bangsa-bangsa.

“Kami di Indonesia sedang berjuang melawan korupsi, melawan penipuan, dan melawan greed economy, ekonomi serakah, yang menahan pertumbuhan sejati,” kata Presiden Prabowo dalam pertemuan APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Gyeongju, Korea Selatan, dikutip Sabtu (1/11/2025).

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa Serakahnomics mencakup berbagai bentuk kejahatan seperti korupsi, penyelundupan, penipuan, hingga perdagangan manusia dan narkoba. Menurutnya, praktik tersebut telah melampaui batas negara dan memerlukan penanganan bersama.

“Kita menghadapi tantangan besar: korupsi, penyelundupan, penipuan, dan kita membutuhkan kerja sama diantara komunitas APEC karena penyelundupan antarnegara tidak akan menguntungkan ekonomi kita,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga menyerukan perlunya kerja sama multilateral untuk menghadapi ancaman lintas batas yang dapat mengguncang fondasi ekonomi global. Ia menekankan bahwa kolaborasi internasional menjadi kunci untuk menekan dampak negatif kejahatan ekonomi transnasional.

“Kita harus bekerja sama secara multilateral. Kita tidak bisa mengatasi bahaya ini sendirian,” kata Prabowo.

Salah satu contoh nyata yang disampaikan Presiden adalah maraknya peredaran narkotika antarnegara. Ia menilai masalah ini bukan hanya ancaman bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga bagi stabilitas dan masa depan bangsa.

“Bahaya narkotika adalah ancaman bagi stabilitas dan masa depan kita. Ini sangat serius, karena bersifat trans-nasional. Kita tidak dapat menghadapinya sendirian,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan yang sama, Prabowo mengingatkan kembali tujuan utama berdirinya APEC pada tahun 1989, yakni memperkuat perdagangan bebas dan investasi yang adil antarnegara melalui semangat kerja sama dan kebersamaan.

“APEC punya misi untuk memfasilitasi perdagangan bebas, dan investasi melalui kerja sama multilateral yang berpihak pada rasa kebersamaan di seluruh kawasan. Keyakinan ini harus terus kita pertahankan. Kita tidak boleh membiarkan perbedaan-perbedaan merusak stabilitas yang telah lama menopang pertumbuhan kita,” ujar Presiden Prabowo.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT