News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegaskan Peran RI sebagai Hub Industri Coating dan Kimia Asia Tenggara, PCS 2025 jadi Panggung Unjuk Gigi di Pasar Global

Gelaran PCS 2025 jadi momentum untuk mempertemukan pelaku industri global global dan lokal dalam satu ruang inovasi, serta mengukuhkan peran Indonesia sebagai hub industri coating.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 11:24 WIB
Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 akan digelar di Jakarta.
Sumber :
  • Ist

Dari dalam negeri, perusahaan kimia nasional Colorindo Chemtra juga akan menampilkan produk unggulannya. Didirikan sejak 1993, perusahaan ini dikenal sebagai distributor bahan kimia untuk berbagai industri, mulai dari cat, tinta, plastik, kosmetik, konstruksi, hingga bahan makanan.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, Colorindo Chemtra telah menjadi mitra strategis industri melalui kombinasi produk berkualitas, harga kompetitif, dan layanan teknis profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam PCS 2025, Colorindo Chemtra membawa tiga kategori utama: colorant (pigment), resin coating, dan coating additives. Produk colorant terdiri atas pigmen dan zat pewarna organik, anorganik, serta efek khusus untuk berbagai aplikasi industri.

Resin coating berfungsi sebagai lapisan pelindung berbasis polimer dengan daya lekat tinggi dan perlindungan terhadap korosi, sedangkan coating additives menawarkan peningkatan performa lapisan, seperti pelindung permukaan, anti-microbial, hingga rheology modifier.

Selain pameran produk, PCS 2025 juga menyelenggarakan berbagai seminar internasional dan kursus singkat (short course) yang menghadirkan pembicara dari industri dan akademisi ternama.

Seluruh sesi disediakan secara gratis untuk memberikan akses pengetahuan dan wawasan terbaru bagi para profesional.

Dengan peserta yang mencakup produsen bahan baku, peralatan laboratorium, teknologi pengujian, hingga solusi ramah lingkungan, PCS 2025 menjadi wadah ideal untuk membangun jejaring, menemukan mitra baru, serta menggali tren teknologi mutakhir di industri cat dan pelapis.

Tahun ini, PCS menghadirkan lebih dari 60 merek internasional dan domestik dari Jerman, Belanda, Finlandia, Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok, Singapura, dan Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan profesional lintas bidang seperti manajer merek, spesialis penelitian dan pengembangan, hingga teknisi industri diperkirakan hadir untuk mencari solusi, menjalin kolaborasi, dan membuka peluang bisnis baru di kawasan Asia Pasifik.

“Pacific Coatings Show & Conference 2025 bukan hanya pameran dagang, tetapi momentum penting untuk memperkuat konektivitas industri global dan lokal. Inilah saatnya para pelaku industri cat dan pelapis bersatu untuk membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Etty Anggraeni, Direktur Traya Events. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT