News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wujudkan Ekonomi Hijau dan Biru, UGM Usung 175 Program di Raja Ampat

Tim mahasiswa UGM mewujudkan optimalisasi pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi biru, ekonomi hijau, dan pariwisata berbasis komunitas di Raja Ampat.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:29 WIB
Mahasiswa UGM Usung 175 Program di Raja Ampat.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu berhasil menyelesaikan misi dalam program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Tabea Pulau Raja 2025 di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Kegiatan ini tepatnya berlangsung di Kampung Mutus dan Kampung Bianci, Distrik Waigeo Barat Daratan selama 50 hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengusung tema “Optimalisasi Pembangunan Berkelanjutan melalui Ekonomi Biru, Ekonomi Hijau, dan Pariwisata Berbasis Komunitas", mereka berupaya menerapkan ilmu pengetahuan untuk mendukung pembangunan wilayah pesisir secara inklusif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen UGM dalam mengembangkan potensi daerah terpencil melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat lokal.

Tim KKN UGM terdiri dari mahasiswa lintas fakultas yang dikelompokkan ke dalam empat klaster bidang, yaitu Agro, Medika, Sosial dan Humaniora, serta Sains dan Teknologi.

Selama program berlangsung, para mahasiswa berhasil menjalankan 175 kegiatan yang mencakup pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan.

Pada bidang Agro, tim membantu masyarakat mengolah hasil laut menjadi produk bernilai jual, menanam mangrove, serta memberikan pelatihan pengolahan hasil bumi.

Di bidang Medika, mahasiswa berkolaborasi dengan Puskesmas setempat untuk melakukan edukasi kesehatan dasar, pemeriksaan tekanan darah, serta pelatihan menjaga kebersihan lingkungan.

Di bidang Sains dan Teknologi, mahasiswa memasang lampu tenaga surya di beberapa titik kampung yang belum memiliki penerangan memadai. Sementara di bidang Sosial dan Humaniora, kegiatan difokuskan pada pelatihan penggunaan kamera dan drone di Kampung Mutus untuk meningkatkan kemampuan dokumentasi wisata, serta penyusunan kamus bahasa Betew sebagai bentuk pelestarian bahasa daerah.

Selain itu, mahasiswa juga mendukung pengembangan wisata komunitas dengan membuka jalur pendakian menuju Puncak Bianci. Di kampung yang sama, tim KKN turut memberikan edukasi mengenai penanganan satwa liar menyusul adanya laporan hewan masuk ke rumah warga.

“Mutus bukan istimewa dari pulaunya, tapi kasih sayang dari mama papanya,” ujar Mama Adolfince Sauyai, tokoh masyarakat Kampung Mutus, saat mendampingi kegiatan mahasiswa. Ia menilai kehadiran mahasiswa UGM membawa semangat baru bagi warga untuk lebih mandiri dan mengelola potensi alam secara bijak.

Adam Agung Subawa, mahasiswa peserta KKN di Kampung Bianci, menuturkan bahwa interaksi langsung dengan warga menjadi pengalaman yang paling berkesan selama kegiatan berlangsung. 

“Momen-momen itu bukan cuma sekadar bantu-bantu aja. Rasanya malah jadi pengalaman berharga yang nilainya sama pentingnya, bahkan kadang lebih, dibanding program kerja yang resmi kami jalankan,” ungkapnya.

Koordinator Mahasiswa Unit (Kormanit) tim Tabea Pulau Raja 2025 juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh peserta. “Saya berani memastikan bahwa teman-teman yang sepenuh hati mencurahkan waktunya untuk pengabdian ini akan menjadi sosok yang hebat di kemudian hari,” ucapnya dalam acara penutupan di Kampung Mutus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilaksanakan sejak Juni hingga Agustus 2025, giat tersebut dengan komitmen untuk membuka peluang bagi mahasiswa UGM berikutnya agar dapat melanjutkan kegiatan pengabdian di Kampung Mutus dan Bianci.

Program ini diharapkan menjadi fondasi berkelanjutan bagi pengembangan potensi lokal dan peningkatan kemandirian masyarakat Raja Ampat di masa mendatang. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT