News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru IPO, EMAS Ternyata Dimiliki Garibaldi Thohir? Ini Fakta di Baliknya

IPO EMAS bikin heboh, terungkap Garibaldi Thohir alias Boy Thohir punya saham besar di MDKA. Simak detail pemegang saham dan potensi cuan.
Rabu, 10 September 2025 - 12:55 WIB
Garibaldi Thohir atau Boy Thohir
Sumber :
  • Wikipedia

Jakarta, tvOnenews.com - Pasar modal kembali dikejutkan dengan aksi korporasi besar-besaran dari grup tambang raksasa. PT Merdeka Gold Resources Tbk (kode saham: EMAS), anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), resmi menggelar Initial Public Offering (IPO).

Dalam prospektus yang disampaikan, EMAS akan melepas 1,61 miliar saham atau setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Harga penawaran ditetapkan di kisaran Rp1.800 hingga Rp3.030 per lembar saham. Jika menggunakan harga batas atas, perusahaan berpotensi meraup hingga Rp4,88 triliun dari aksi IPO ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penawaran awal berlangsung pada 8–10 September 2025, kemudian penawaran umum pada 17–19 September 2025, dengan pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 23 September 2025.

Siapa Pemilik EMAS?

Yang membuat publik semakin penasaran, ternyata di balik IPO ini ada nama besar para taipan Indonesia. Berdasarkan data IDN Financial, mayoritas saham EMAS masih dikuasai induk usaha MDKA sebesar 62,73 persen. MDKA sendiri dikendalikan oleh keluarga Soeryadjaya lewat PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Selain itu, tercatat ada nama Winato Kartono, pendiri Provident Group, dengan kepemilikan 9,29 persen saham EMAS secara langsung.

Namun yang paling menyita perhatian adalah keberadaan Garibaldi Thohir atau lebih dikenal sebagai Boy Thohir. Bos Adaro Energy ini ternyata menggenggam 6,21 persen saham EMAS. Fakta ini membuat IPO EMAS langsung jadi sorotan, karena publik menilai ada konglomerat kelas kakap di balik pengendali perusahaan tambang emas tersebut.

Perubahan Nama dan Bisnis Tambang Emas

Sebelumnya, perusahaan ini dikenal dengan nama PT Pani Bersama Jaya. Namun sejak 17 Juni 2025, namanya resmi berganti menjadi PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).

Fokus utama bisnis EMAS adalah tambang emas dan mineral strategis lainnya. Salah satu proyek andalannya adalah Proyek Emas Pani, dengan estimasi cadangan mencapai 1,9 juta ons dan usia tambang hingga 2041. Angka ini menunjukkan potensi jangka panjang yang menjanjikan bagi para investor yang masuk sejak IPO.

Prospek dan Cuan IPO EMAS

Melihat struktur pemegang sahamnya, IPO EMAS dinilai memiliki fundamental kuat. Selain cadangan emas yang besar, keterlibatan nama-nama besar seperti keluarga Soeryadjaya, Winato Kartono, hingga Garibaldi Thohir diyakini akan meningkatkan kepercayaan investor.

Jika penawaran saham ludes diambil pasar, EMAS akan mengantongi hampir Rp5 triliun dana segar yang bisa digunakan untuk pengembangan tambang, investasi teknologi, dan ekspansi bisnis.

Sejumlah analis menyebut IPO EMAS berpotensi menjadi salah satu yang paling ramai diburu investor pada 2025. Apalagi tren harga emas global yang terus naik akibat ketidakpastian ekonomi dunia membuat saham berbasis tambang emas semakin diminati.

Garibaldi Thohir, Taipan Energi hingga Tambang Emas

Keterlibatan Boy Thohir dalam EMAS menambah daftar panjang kiprahnya di dunia bisnis. Dikenal sebagai pengendali utama Adaro Energy, salah satu perusahaan batu bara terbesar di Asia, Boy Thohir kini memperluas investasinya ke sektor emas melalui MDKA dan EMAS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama sejumlah taipan lain, ia membangun ekosistem bisnis energi dan pertambangan yang tak hanya kuat di dalam negeri, tapi juga disegani di kancah internasional.

Dengan masuknya EMAS ke bursa, investor publik kini punya kesempatan ikut menikmati potensi cuan dari tambang emas yang sebagian sahamnya dimiliki langsung oleh Garibaldi Thohir. Tak heran, kabar IPO ini langsung jadi bahan perbincangan hangat di pasar modal. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT