News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepak Terjang Purbaya Yudhi Sadewa, dari Danareksa hingga Jadi Menteri Keuangan Pengganti Sri Mulyani

Purbaya Yudhi Sadewa resmi gantikan Sri Mulyani sebagai Menkeu. Simak sepak terjangnya dari Danareksa, birokrasi, hingga dipercaya Presiden Prabowo.
Selasa, 9 September 2025 - 08:56 WIB
Menkeu Baru Purbaya Deg-degan Dikejar Target 100 Hari, Prabowo Minta Hal Ini
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Pergantian ini menjadi sorotan publik, mengingat Purbaya selama ini dikenal sebagai ekonom yang malang melintang di dunia riset, korporasi, hingga pemerintahan.

Usai dilantik, Purbaya dengan rendah hati menyebut penunjukan dirinya mungkin tak lepas dari pengalaman panjangnya menangani isu ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kan waktu sarasehan itu saya presentasi di sana. Mungkin kelihatan saya cukup jago kelihatannya. Tapi yang khusus nggak ada,” ucapnya.

Jejak Karier Panjang di Pemerintahan

Sebelum dipercaya memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020. Peran ini menempatkannya di garda depan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, terutama saat menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Pengalaman birokrasi Purbaya sebenarnya sudah dimulai jauh sebelumnya. Ia pernah menduduki berbagai posisi strategis, seperti:

  • Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kemenko Kemaritiman dan Investasi (2018–2020)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kemenko Kemaritiman (2016–2018)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kemenko Polhukam (2015–2016)
  • Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis, Kantor Staf Presiden (2015)
  • Staf Khusus Bidang Ekonomi, Kemenko Perekonomian (2010–2014)
  • Anggota Komite Ekonomi Nasional (2010–2014)

Rangkaian posisi ini membuat Purbaya dikenal sebagai sosok ekonom teknokrat yang kerap memberi masukan kebijakan pada pemerintah.

Karier Korporasi dan Dunia Riset

Sebelum meniti jalan birokrasi, Purbaya sempat menorehkan prestasi di sektor swasta. Ia pernah menjadi Senior Economist di Danareksa Research Institute (2000–2005), lalu menjabat Chief Economist (2005–2013). Namanya semakin diperhitungkan ketika diangkat sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities (2006–2008) dan Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (2013–2015).

Purbaya juga sempat bekerja di Schlumberger Overseas SA sebagai Field Engineer (1989–1994) sebelum banting setir ke bidang ekonomi. Jejak panjang di sektor korporasi dan riset ini memberi bekal kuat dalam memahami dinamika pasar, investasi, dan stabilitas keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendidikan Tinggi di Dalam dan Luar Negeri

Purbaya meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Namun kecintaannya pada analisis ekonomi membawanya melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan Doktor Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT