News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Minyak Brent Naik ke US$81,40, Rekor Tertinggi dalam Lima Bulan

Harga minyak melonjak ke level tertinggi sejak Januari usai AS dan Israel menyerang fasilitas nuklir Iran. Pasar waspada risiko blokade Selat Hormuz.
Senin, 23 Juni 2025 - 14:51 WIB
Ilustrasi - Harga minyak dunia turun
Sumber :
  • ANTARA/Shutterstock/aa.

Dalam laporan terbarunya, Goldman Sachs memperkirakan bahwa jika aliran minyak melalui Selat Hormuz terhenti hingga 50 persen selama sebulan, harga Brent bisa melonjak hingga US$110 per barel. Bahkan setelah itu pun, mereka memperkirakan pasokan global tetap akan terganggu hingga 10 persen selama 11 bulan berikutnya.

Meski begitu, bank investasi asal AS itu menyatakan belum memperkirakan terjadinya gangguan besar atau berkepanjangan terhadap pasokan minyak dan gas secara global, seraya mencatat bahwa berbagai negara memiliki insentif kuat untuk mencegah krisis energi meluas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga Sudah Naik Sejak Awal Konflik

Sejak Israel memulai serangan ke Iran pada 13 Juni lalu, Brent telah naik 13 persen, sementara WTI melonjak sekitar 10 persen. Ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap konflik yang semakin menjalar dan tidak terduga.

Namun, penutupan penuh Selat Hormuz juga dianggap sebagai pedang bermata dua bagi Iran. Seperti dijelaskan Sachdeva, penutupan tersebut juga akan merusak ekonomi Iran sendiri, mengingat ekspor minyak merupakan sumber utama pendapatan nasional mereka.

Respons Internasional: Seruan De-eskalasi dan Diplomasi

Sementara itu, Jepang menyerukan de-eskalasi konflik dan menekankan pentingnya stabilitas di kawasan. Wakil Menteri Industri Korea Selatan juga menyampaikan keprihatinan bahwa serangan terhadap Iran dapat mengganggu perdagangan dan pasokan energi negaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam upaya diplomasi, Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi di Moskow pada Senin, menurut laporan kantor berita Interfax yang mengutip keterangan pejabat Kremlin.

Ketegangan geopolitik Timur Tengah kali ini bukan sekadar pertarungan militer, tetapi juga pertarungan pengaruh di jantung perekonomian dunia: energi. Pasar global kini menanti dengan napas tertahan — akankah Iran membalas, atau dunia akan berhasil menarik rem darurat sebelum terlambat? (reu/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT