News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Ubah Skema Penyaluran Beras Murah: Cegah Oplosan, Lewat Koperasi Desa

Zulhas Ubah Skema Penyaluran Beras Murah: Cegah Oplosan, Lewat Koperasi DesaZulhas ubah skema distribusi beras SPHP lewat koperasi desa agar tepat sasaran dan tak lagi dioplos pedagang. Target distribusi 1,5 juta ton hingga akhir 2025.
Selasa, 17 Juni 2025 - 13:26 WIB
Produksi Beras Nasional Januari–Juli 2025 Tembus 21,76 Juta Ton, Naik 14,49 Persen
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mengubah jalur distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar tidak lagi rawan dioplos dan dijual dengan harga tinggi di pasar.

Menteri Perdagangan yang juga Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan bahwa penyaluran beras SPHP kini akan dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kanal distribusi pangan yang menyentuh langsung ke masyarakat, tanpa perantara yang berpotensi menyelewengkan harga.

“Selama ini kita taruh beras SPHP di pasar, lalu dioplos. Akhirnya rakyat dapatnya mahal. Sekarang langsung lewat koperasi desa,” tegas Zulhas, Selasa (17/6/2025).

Cegah Oplosan, Harga Beras Dijaga

Dengan perubahan ini, pemerintah berharap skema penyaluran beras SPHP akan lebih bersih, transparan, dan tepat sasaran. Zulhas menyebutkan bahwa Kopdeskel Merah Putih akan ikut aktif dalam operasi pasar—bukan hanya menjadi penerima distribusi biasa.

“Kita lakukan secara bisnis murni. Koperasi diberi plafon pinjaman, usahanya jelas—beras, minyak, gula—semua dibutuhkan rakyat. Pemerintah harus punya kaki,” ujar Zulhas.

Pernyataan itu menggarisbawahi niat pemerintah untuk tidak sekadar memberi subsidi, tapi membangun ekosistem logistik pangan yang berdaya tahan dan berkeadilan.

Target Distribusi 1,5 Juta Ton Hingga Akhir Tahun

Distribusi SPHP beras dibuka kembali oleh pemerintah mulai Juni ini. Hingga Desember 2025, ditargetkan maksimal 1,5 juta ton beras akan disalurkan ke masyarakat melalui berbagai kanal, termasuk koperasi.

Saat ini, realisasi distribusi sudah mencapai 181,1 ribu ton. Artinya, masih tersisa sekitar 1,318 juta ton yang dapat digelontorkan hingga akhir tahun. Namun, titik distribusi akan dipilih secara selektif untuk menjaga harga di tingkat petani tetap stabil.

80 Ribu Koperasi Jadi Kanal Logistik Pangan

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menilai kebijakan ini akan memperkuat daya jangkau logistik nasional.

“Bayangkan, saat 80 ribu koperasi beroperasi penuh, pemerintah punya saluran logistik pangan langsung ke masyarakat. Ini sangat bagus,” kata Ketut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menekankan bahwa koperasi dapat menjadi mitra strategis negara dalam menjaga harga pangan yang adil dan kompetitif, sekaligus menyokong ketahanan pangan dari hulu hingga hilir.

Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto pada Desember 2024, dan dipertegas kembali dalam Rakortas pada 12 Juni lalu. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT