GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Gandeng Belanda Bangun Tanggul Laut Raksasa Senilai US$80 Miliar, Ketum Kadin: Mereka Berpengalaman

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di forum Economic Mission from the Netherlands to Indonesia di Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2025).
Senin, 16 Juni 2025 - 11:43 WIB
Ketua Umum KADIN Anindya Novyan Bakrie saat memberikan sambutan pada acara Economic Mission from the Netherlands to Indonesia di Hotel Shangri-La Hotel, Jakarta, Senin (16/05/2025)
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com — Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengungkap peluang kerja sama Indonesia dan Belanda dalam pembangunan proyek raksasa Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang sebelumnya disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di forum Economic Mission from the Netherlands to Indonesia di Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (16/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya menyebut Belanda sebagai negara yang sangat berpengalaman dalam teknologi perlindungan pesisir dan sistem tanggul laut, sehingga menjadi mitra ideal untuk mendukung proyek ambisius tersebut.

“Jauh-jauh tadi saya singgung mengenai giant sea wall, itu kan kalau Belanda itu ahlinya lah, membuat semacam sea wall itu, karena memang negaranya membutuhkan itu semua. Nah ini merupakan suatu hal yang bisa dikerjasamakan,” kata Anindya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama maritim dengan Belanda tidak hanya sebatas proyek tanggul laut, tetapi juga bisa mencakup teknologi kelautan, akuakultur, hingga peningkatan kapasitas petani di sektor pesisir.

“Kita kan negara kepulauan, jadi tentu sekali juga membuat ilmuan daripada teknologi-teknologi maritim. Buat akuakultur, dan juga kreativitas petani yang akan disampaikan,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan soal rencana menggandeng Belanda secara resmi dalam proyek Giant Sea Wall, Anindya membuka peluang tersebut, mengingat kompleksitas dan besarnya nilai investasi yang dibutuhkan.

“Tentu, itu mesti dibicarakan, ada yang G2G, tapi saya lihat ya Belanda itu mempunyai kemampuan yang luar biasa dari sisi pengalaman ini. Sudah lebih dari 100 tahun dalam hal yang sama. Dan giant sea wall itu kan membutuhkan US$80 miliar dan 700 kilometer. Dan itu bertahap mungkin yang Pak Presiden sampaikan bisa sampai 15 tahun lah. Jadi saya rasa masih dimulailah,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Prabowo Subianto, menegaskan keseriusan pemerintah dalam membangun proyek strategis nasional Giant Sea Wall atau Tanggul Laut Pantai Utara Jawa yang telah lama direncanakan.

Dalam pidato kuncinya di Konferensi Internasional Infrastruktur 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Presiden menyebut proyek ini sangat vital demi melindungi kawasan pesisir utara Jawa dari ancaman rob dan perubahan iklim ekstrem.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT