News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Makin Gila, Pemerintah Turunkan Beras 250 Ribu Ton!

Pemerintah turunkan 250 ribu ton beras SPHP ke pasar hingga Juli 2025 untuk tekan harga yang makin melambung, terutama di wilayah timur Indonesia.
Senin, 9 Juni 2025 - 09:36 WIB
Ilustrasi beras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Harga beras kembali melonjak. Di tengah tekanan biaya hidup yang meningkat, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menggelontorkan 250.000 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) hingga Juli 2025. Intervensi ini merupakan bagian dari strategi stabilisasi pangan nasional, ditujukan khusus untuk wilayah dengan harga beras yang melonjak tajam.

"SPHP disiapkan 1,5 juta ton setahun. Untuk Juni dan Juli, kita salurkan 250 ribu ton. Sebelumnya, Januari-Februari 2025 sudah tersalurkan 181 ribu ton," ujar Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menetapkan wilayah prioritas berdasarkan pemantauan harga di lapangan. Daerah-daerah dengan harga beras stabil atau rendah tidak menjadi target utama, guna mencegah anjloknya harga dan melindungi pendapatan petani.

Prioritas: Wilayah dengan Gejolak Harga Tinggi

Distribusi beras SPHP akan difokuskan ke wilayah Indonesia Timur, seperti Papua dan Maluku, yang mengalami tekanan harga paling signifikan. Pemerintah menilai intervensi ini penting untuk mencegah dampak sosial ekonomi yang lebih besar.

"Yang paling perlu itu yang harga berasnya sudah mulai tinggi. Papua, Maluku, wilayah Indonesia Timur. Baik itu daerah sentra maupun bukan sentra, tapi kalau harga naik, ya kita dahulukan," kata Arief.

Bersamaan dengan itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan beras kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram beras per bulan selama Juni dan Juli, total 20 kilogram per keluarga.

Harga Terkendali, Distribusi Diawasi Ketat

Harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP ditetapkan berdasarkan zona wilayah: Rp 12.500/kg untuk Zona 1 (Jawa, Bali, NTB, Sulawesi, Lampung, dan Sumatera Selatan), Rp 13.100/kg untuk Zona 2 (wilayah Sumatera lainnya, NTT, dan Kalimantan), serta Rp 13.500/kg untuk Zona 3 (Maluku dan Papua).

Beras SPHP tersedia dalam kemasan 5 kilogram, yang umumnya dijual seharga Rp 62.000. Distribusi dilakukan melalui pasar tradisional dan ritel modern. Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan mencegah spekulasi harga di tingkat pedagang.

Penyaluran Tidak Sembarangan

Pemerintah menegaskan bahwa distribusi SPHP tidak akan dilakukan di wilayah dengan harga beras yang rendah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperingatkan bahwa penyaluran di daerah tersebut berisiko menekan harga gabah dan merugikan petani lokal.

"Kalau beras SPHP masuk ke tempat yang harganya sudah rendah, itu bisa memperparah jatuhnya harga di tingkat petani. Bisa bikin petani kita terpuruk," tegas Amran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyaluran ini dilakukan setelah masa panen raya berakhir, saat produksi menurun dan harga gabah cenderung naik. Momentum tersebut dianggap tepat untuk menstabilkan harga tanpa mengganggu pasar hasil panen petani.

Pemerintah bergerak cepat menghadapi lonjakan harga beras dengan mendistribusikan 250 ribu ton beras SPHP secara terukur. Namun, strategi ini tetap harus dijalankan dengan presisi. Salah langkah, bukan hanya inflasi yang tak teredam, tapi kesejahteraan petani pun bisa terancam. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top 3 Bola 29 Januari 2026: Maarten Paes Bikin Geger Publik Belanda, hingga 6 Pemain Eropa Masuk Radar John Herdman

Top 3 Bola 29 Januari 2026: Maarten Paes Bikin Geger Publik Belanda, hingga 6 Pemain Eropa Masuk Radar John Herdman

Berita bola hari ini: Maarten Paes jadi sorotan, 6 pemain Eropa masuk radar John Herdman, hingga kisah viral lemparan jauh ala Pratama Arhan di Serie A.
Penjelasan Polisi Kenapa Suami di Sleman Jadi Tersangka Usai Selamatkan Istrinya dari Jambret: Pembelaan yang Lampaui Batas

Penjelasan Polisi Kenapa Suami di Sleman Jadi Tersangka Usai Selamatkan Istrinya dari Jambret: Pembelaan yang Lampaui Batas

Polisi mengungkapkan bahwa suami yang selamatkan istri dari jambret di Sleman telah melakukan pembelaan yang melampaui batas, sehingga ditetapkan tersangka.
Arsenal Dapat 'Privilege' Besar di Liga Champions Usai Jadi Juara Fase Liga

Arsenal Dapat 'Privilege' Besar di Liga Champions Usai Jadi Juara Fase Liga

Apa “privilege” besar yang didapatkan Arsenal usai menjadi juara fase Liga di Liga Champions? Simak keuntungan rahasianya di babak 16 besar!
Berita Foto: Jalan Berlubang Akibat Cuaca Ekstrem Ancam Keselamatan Pengendara Motor di Jakarta

Berita Foto: Jalan Berlubang Akibat Cuaca Ekstrem Ancam Keselamatan Pengendara Motor di Jakarta

Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jakarta dalam beberapa waktu terakhir berdampak serius terhadap kondisi infrastruktur jalan. Sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan berupa lubang dengan kedalaman bervariasi, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Rabu (28/1/2026).
Jadwal Syuting Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-Seok, Ruas Jalan di Kota Tangerang Ditutup Sementara

Jadwal Syuting Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-Seok, Ruas Jalan di Kota Tangerang Ditutup Sementara

Artis internasional yakni Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok (Don Lee) bakal unjuk gigi dalam aktingnya di Kota Tangerang.
Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Klub Liga Italia, AC Milan mulai memfokuskan target belanja mereka ke bursa transfer musim panas nanti seiring dengan keterbatasan anggaran pada Januari ini.

Trending

Janggal Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Bongkar Detik-detik Kekasih Reza Arap Ditemukan Tak Bernyawa

Janggal Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah, Polisi Bongkar Detik-detik Kekasih Reza Arap Ditemukan Tak Bernyawa

Kasus keamtian selebgram muda Lula Lahfah yang juga kekasih hati dari artis Reza Arap masih menyimpan misteri.
Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Bursa Transfer AC Milan: Update Daftar Belanja Rossoneri Musim Panas Nanti, dari Leon Goretzka hingga Vlahovic Jadi Prioritas

Klub Liga Italia, AC Milan mulai memfokuskan target belanja mereka ke bursa transfer musim panas nanti seiring dengan keterbatasan anggaran pada Januari ini.
Rekor Transfer Dunia 2025: Nilai Fantastis dan Lonjakan Perpindahan Pemain

Rekor Transfer Dunia 2025: Nilai Fantastis dan Lonjakan Perpindahan Pemain

Belanja transfer pemain sepak bola dunia mencatat rekor baru pada 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. Hal tersebut tercantum dalam laporan Global Transfer Report yang dirilis FIFA dan dikutip pada Rabu (28/1/2026).
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT