Penetapan HPP dinilai menjadi kebijakan mendasar untuk menjaga semangat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah fluktuasi harga pasar.
Pihak Kementan mengklaim putusan PN Jaksel tidak mempertimbangkan kerusakan reputasi petani yang sedang dihantam narasi dan infografis âberas busukâ yang disebarkan secara masif.
Kuasa Hukum Mentan Amran, Chandra Muliawan, mengklaim bahwa gugatan perdata sebesar Rp200 miliar terhadap Tempo bukan bertujuan untuk membungkam kebebasan pers.
Menurut Amran, hilirisasi kelapa dalam memiliki potensi ekonomi yang sangat besar karena saat ini RI mengekspor sekitar 2,8 juta ton setiap tahun dengan nilai Rp24 triliun.
Mentan Amran langsung menelepon Direktur Supply Chain Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dan memerintahkan Direktur Pupuk Kementan saat mendengar apresiasi petani.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menilai Mentan Amran cukup penting dalam mengawal program prioritas Presiden di bidang ketahanan pangan.
Mentan Amran memaparkan bahwa berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah kini sudah menghasilkan lompatan besar, baik dari sisi produksi hingga kesejahteraan petani.Â
Keberhasilan panen di beberapa daerah di Indonesia disebut tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo melalui tangan Mentan Amran.
Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari