News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Tekstil Soroti Kebijakan BMAD atas Impor Benang POY dan DTY

Industri tekstil nasional menyampaikan kekhawatiran terhadap rencana pengenaan BMAD benang POY dan DTY impor karena dinilai dapat memicu kenaikan biaya dan ancaman PHK.
Jumat, 16 Mei 2025 - 15:36 WIB
Badai PHK Hantam Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Tengah Rencana BMAD
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kebijakan perdagangan yang baru saja direkomendasikan oleh Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) memicu kegelisahan besar di sektor industri tekstil nasional. Sebanyak 101 pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) menyatakan penolakan terhadap penerapan bea masuk anti dumping (BMAD) terhadap produk benang filamen sintetik POY (Partially Oriented Yarn) dan DTY (Draw Textured Yarn) yang diimpor dari Tiongkok.

Mereka menilai, kebijakan ini tidak hanya merugikan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), tetapi juga mengancam nasib 30.000 karyawan yang bekerja di sektor ini. Jika diterapkan, BMAD akan meningkatkan biaya bahan baku secara signifikan dan memperberat industri yang tengah tertekan oleh ketidakpastian global dan ketatnya persaingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman PHK Massal dan Gulung Tikar

Menurut Amril Firdaus, perwakilan dari PT Longdi Sejahtera Indonesia sekaligus anggota Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), kebijakan BMAD hanya akan menguntungkan segelintir produsen dalam negeri namun membebani mayoritas pelaku industri TPT yang bergantung pada impor bahan baku.

“Jika kebijakan ini dijalankan, 101 pelaku industri tekstil berpotensi mengalami kebangkrutan. Bahkan, 30.000 karyawan terancam kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Amril juga menyebutkan bahwa kebijakan sepihak seperti ini akan membunuh industri tekstil secara sistemik, dan berisiko membuat industri lain bernasib seperti Sritex, yang sebelumnya mengalami masalah serius akibat tekanan finansial.

Penolakan Meluas: 101 Industri Serentak Teken Petisi

Protes keras datang dari 101 pelaku industri tekstil di wilayah Bandung. Mereka secara serentak menandatangani petisi penolakan BMAD terhadap produk POY dan DTY impor asal Tiongkok. Petisi ini ditujukan kepada berbagai instansi pemerintah terkait agar mempertimbangkan ulang kebijakan tersebut.

Para pelaku usaha juga mengajak seluruh stakeholder di sektor industri TPT, termasuk pemerintah daerah, asosiasi, hingga akademisi, untuk bersatu menolak pengenaan BMAD yang dianggap dapat menghancurkan struktur industri tekstil nasional.

Dampak Negatif yang Diprediksi Jika BMAD Diterapkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika bea masuk anti dumping tetap diberlakukan, berikut ini beberapa dampak yang diperkirakan akan terjadi:

  • Kenaikan biaya bahan baku dan produksi secara signifikan
  • Menurunnya daya saing produk lokal di pasar dalam dan luar negeri
  • PHK massal dan penutupan pabrik skala kecil-menengah
  • Persaingan usaha tidak sehat, hanya menguntungkan segelintir pemain besar
  • Potensi maraknya thrifting dan impor ilegal sebagai alternatif bahan baku murah
  • Pelemahan industri TPT nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT