GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Serbuan Barang China Makin Besar Usai Kebijakan Tarif Trump, Bea Cukai Siaga!

Kebijakan proteksionis pemerintah Amerika Serikat terhadap barang impor berpotensi membuat China mengalihkan arus ekspornya ke negara-negara lain, termasuk Indonesia.
Kamis, 8 Mei 2025 - 14:39 WIB
Ilustrasi Impor
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi kemungkinan membanjirnya produk asal China, menyusul kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menaikkan tarif impor terhadap produk-produk asal Negeri Tirai Bambu.

Kebijakan proteksionis itu berpotensi membuat China mengalihkan arus ekspornya ke negara-negara lain, termasuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, fenomena semacam ini telah lebih dulu terlihat di sejumlah kawasan Eropa. Barang-barang yang tak bisa masuk ke pasar Amerika kini disebar ke wilayah lain sebagai siasat baru pelaku perdagangan.

Untuk itu, Indonesia dinilai perlu mengambil langkah antisipatif agar tidak menjadi sasaran limpahan produk-produk tersebut.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan pun menyatakan tengah menyiapkan instrumen proteksi guna mengendalikan potensi lonjakan impor dari China.

"Pemerintah Indonesia lagi menyiapkan bagaimana antisipasinya. Kita punya bea masuk antidumping (BMAD) atau bea masuk tindakan pengamanan (BMTP). Ini disiapkan pemerintah untuk menghadapi pemasukan barang-barang yang sebelumnya dari AS lalu pindah ke Indonesia," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Askolani, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR yang dikutip di Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Selain itu, Askolani menyampaikan bahwa pihaknya juga mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk terus menyempurnakan kebijakan impor.

Evaluasi di lapangan yang dilakukan Bea Cukai menjadi bahan masukan penting bagi kementerian teknis dalam menyusun kebijakan.

"Dengan kebijakan itu, insya Allah dengan pencapaian penerimaan sampai Maret yang sebesar 25 persen, kami harap target APBN bisa dicapai," ujarnya.

Ia menambahkan, sesuai mekanisme yang berlaku, Kementerian Keuangan akan menyampaikan proyeksi anggaran kepada DPR dalam laporan semester yang akan dirilis pertengahan tahun.

Pada laporan tersebut, termasuk DJBC akan memaparkan kinerja terkini dan proyeksi penerimaan secara menyeluruh.

Hingga Maret 2025, penerimaan dari kepabeanan dan cukai tercatat sebesar Rp77,5 triliun, atau 25,6 persen dari target APBN.

Rincian data menunjukkan penerimaan bea masuk sebesar Rp11,3 triliun, mengalami penurunan 5,8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Penurunan bea masuk ini terjadi akibat turunnya volume impor sejumlah komoditas utama, seperti beras, gula, dan kendaraan bermotor.

Selain itu, penggunaan perjanjian perdagangan bebas (FTA) yang meningkat turut menurunkan tarif bea masuk efektif dari 1,39 persen di 2024 menjadi 1,29 persen pada 2025.

Sementara itu, penerimaan dari bea keluar melonjak signifikan hingga Rp8,8 triliun atau tumbuh 110,6 persen secara tahunan.

Lonjakan ini utamanya berasal dari ekspor produk sawit yang menyumbang Rp7,9 triliun dan konsentrat tembaga senilai Rp807,7 miliar, didorong oleh kebijakan ekspor yang telah diberlakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pendapatan dari cukai tercatat sebesar Rp57,4 triliun atau naik 5,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut ditopang oleh pelunasan cukai lebih awal sebesar Rp4,6 triliun, meskipun produksi dari November 2024 hingga Januari 2025—yang menjadi basis penerimaan—turun 4,5 persen. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT