News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lelang SUN Laris Manis, Pemerintah Raup Rp30 Triliun dari Investor

Penawaran meraup dana sebesar Rp30 triliun hasil penjualan delapan seri SUN yang ditawarkan, baik berupa penerbitan baru maupun pembukaan kembali seri sebelumnya.
Selasa, 6 Mei 2025 - 22:16 WIB
Pemerintah raup Rp30 Triliun dari investor dari lelang SUN.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah berhasil mengantongi dana sebesar Rp30 triliun dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025.

Lelang ini menunjukkan tingginya minat investor terhadap instrumen utang negara yang diterbitkan oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) mencatat total penawaran yang masuk mencapai Rp80,85 triliun.

Penawaran tersebut mencakup delapan seri SUN yang ditawarkan, baik berupa penerbitan baru maupun pembukaan kembali seri sebelumnya.

Seri-seri yang dilelang terdiri dari SPN12250807 (pembukaan kembali), SPN12260507 (penerbitan baru), FR0104, FR0103, FR0106, FR0107, FR0102, dan FR0105 yang semuanya merupakan seri pembukaan kembali.

Dari delapan seri yang ditawarkan, FR0103 mencatat serapan tertinggi dengan dana yang dimenangkan sebesar Rp12 triliun.

Seri ini memiliki jatuh tempo pada 15 Juli 2035, dengan penawaran masuk mencapai Rp18,44 triliun dan yield rata-rata tertimbang sebesar 6,89582 persen.

Selanjutnya, FR0104 menyumbang dana sebesar Rp7,4 triliun dengan jatuh tempo pada 15 Juli 2030. Seri ini mencatat penawaran masuk tertinggi sebesar Rp43,16 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 6,60214 persen.

Seri FR0106 berhasil menyerap dana Rp4,25 triliun. Surat utang ini jatuh tempo pada 15 Agustus 2040 dengan penawaran masuk senilai Rp5,56 triliun dan yield rata-rata tertimbang 7,03982 persen.

Pemerintah juga mendapatkan dana sebesar Rp2,2 triliun dari seri FR0107 yang akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2045. Penawaran yang masuk tercatat Rp3,34 triliun dengan yield rata-rata tertimbang sebesar 7,05979 persen.

Serapan selanjutnya berasal dari SPN12260507 sebesar Rp2 triliun dengan jatuh tempo pada 7 Mei 2026. Penawaran masuk untuk seri ini mencapai Rp5,32 triliun dengan yield rata-rata tertimbang 6,20000 persen.

Dari seri FR0102, pemerintah memenangkan dana sebesar Rp1,15 triliun. Seri ini jatuh tempo pada 15 Juli 2054 dengan total penawaran masuk Rp2,76 triliun dan yield rata-rata tertimbang sebesar 7,07987 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FR0105 menjadi seri dengan serapan paling kecil yakni Rp1 triliun. Jatuh tempo obligasi ini pada 15 Juli 2064, dengan penawaran masuk Rp1,26 triliun dan yield rata-rata tertimbang 7,12934 persen.

Sementara itu, pemerintah tidak menyerap dana dari seri SPN12250807 meski terdapat penawaran masuk sebesar Rp1 triliun. Namun demikian, tidak disebutkan alasan tidak diserapnya dana dari seri ini. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT