GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas Sekolah Rakyat Resmi Dibentuk, Fokus Percepat Pembangunan SDM Unggul

Kementerian PU bentuk Satgas Sekolah Rakyat untuk percepat pembangunan sarana pendidikan dan dukung SDM unggul, berlaku hingga Desember 2029.
Rabu, 30 April 2025 - 12:54 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) resmi membentuk Satuan Tugas Pembangunan Sekolah Rakyat (Satgas Sekolah Rakyat) sebagai bagian dari upaya mempercepat penciptaan sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia.

Pembentukan Satgas tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 446/KPTS/M/2025, yang resmi berlaku sejak 11 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Membentuk Satuan Tugas Pembangunan Sekolah Rakyat… dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran,” demikian bunyi Kepmen PU yang dikutip pada Rabu (30/4).

Satgas ini berada di bawah koordinasi langsung Menteri PU Dody Hanggodo dan Wakil Menteri Diana Kusumastuti selaku Pengarah, serta dipimpin oleh Maulidya Indah Junica, Dirjen Sarana dan Prasarana Strategis.

Mandat Satgas: Sinergi, Solusi, dan Inovasi

Satgas Sekolah Rakyat memiliki sejumlah mandat strategis, antara lain:

  • Mengoordinasikan dan mengendalikan perencanaan serta pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat.

  • Mensinergikan serta mengoptimalkan seluruh infrastruktur pendukung untuk percepatan proyek.

  • Memetakan dan menyelesaikan berbagai kendala lapangan dengan pendekatan inovatif dan tata kelola pemerintahan yang baik.

  • Melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh tahapan pembangunan.

Satgas juga bertanggung jawab menyiapkan pendekatan umum yang inklusif dan inovatif, sejalan dengan arah kebijakan pembangunan SDM nasional.

Anggaran dan Masa Tugas Hingga 2029

Penyelenggaraan tugas Satgas ini akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dialokasikan untuk Kementerian Pekerjaan Umum.

Satgas Sekolah Rakyat akan bekerja hingga ada pencabutan resmi atau paling lambat sampai dengan 31 Desember 2029, sebagaimana tercantum dalam keputusan menteri tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim pelaksana terdiri dari unsur Sekretariat, unit teknis di bidang sarana dan prasarana, serta jajaran pendukung lintas fungsi strategis.

Pembentukan Satgas Sekolah Rakyat menegaskan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh anak bangsa, melalui penguatan infrastruktur dasar pendidikan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT