News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sri Mulyani Kaji Formula Pendanaan Gabungan untuk Koperasi Desa Merah Putih, Bisa dari APBN hingga BUMN

Sri Mulyani menyampaikan bahwa pihaknya mendapat mandat untuk mengkaji sejumlah opsi pendanaan guna mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Kamis, 24 April 2025 - 17:42 WIB
Menteri Keuangan (Meneku) Sri Mulyani
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang mengevaluasi sejumlah opsi pendanaan untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pendekatan yang sedang dikaji melibatkan kombinasi antara pendanaan dari pemerintah pusat, daerah, dan potensi ekonomi lokal yang bisa diberdayakan oleh desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan skema yang berkelanjutan serta tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran negara.

“Saat ini, sedang dilakukan koordinasi untuk mengidentifikasi anggaran, apakah langsung dari pendanaan publik atau dari aktivitas kegiatan ekonomi di tingkat desa yang kemudian bisa dikembangkan,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar secara daring, dipantau di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Sri Mulyani menyebut bahwa Kementerian Keuangan mendapatkan mandat langsung dari Presiden melalui Instruksi Presiden (Inpres) untuk menyiapkan anggaran dari berbagai sumber.

Ini termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hingga perbankan milik BUMN (Himbara).

Dari sisi APBN, alokasi dana bisa disalurkan ke daerah melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD). Komponen TKDD meliputi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non-fisik, Dana Otonomi Khusus, dan Dana Desa.

Selain itu, pemerintah pusat juga mentransfer dana ke pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota sebagai bagian dari pelaksanaan anggaran daerah serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing wilayah.

“Kami akan melihat berbagai kemungkinan eksisting transfer maupun apa yang bisa kami optimalkan. Jadi, semua kemungkinan kombinasi itu akan kami kaji bersama,” tambah Sri Mulyani.

Ia juga mempertimbangkan skema seperti yang digunakan dalam Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), di mana dana awal berasal dari Dana Desa dan selanjutnya dikembangkan melalui kegiatan ekonomi desa. Dari hasil usaha itu, koperasi diharapkan mampu mengembalikan modal secara bertahap.

Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, sebelumnya menegaskan bahwa program Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan dirancang agar tidak membebani keuangan negara. 

Ferry menjelaskan bahwa koperasi desa tersebut ditujukan untuk membangun ekosistem ekonomi mandiri di pedesaan. Harapannya, koperasi ini mampu menjadi solusi alternatif yang menekan praktik rentenir dan pinjaman online yang selama ini merugikan masyarakat.

Program ini ditargetkan membentuk sebanyak 80 ribu koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia hingga Juli 2025. Setiap koperasi dijadwalkan mulai beroperasi pada September 2025.

Untuk mendukung operasional koperasi, pemerintah memperkirakan kebutuhan dana sekitar Rp5 miliar per unit koperasi. Pendanaan akan berasal dari kombinasi APBN, APBD, dana desa, dan juga lembaga keuangan perbankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya menyusun skema pendanaan gabungan ini mencerminkan tekad pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi berbasis desa tanpa memberatkan APBN. 

Strategi ini tentunya perlu kolaboratif lintas sumber anggaran, agar program Kopdes Merah Putih benar-benar bisa berjalan dan menjadi penggerak ekonomi berkelanjutan serta inklusif di seluruh Tanah Air. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT