News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Penguatan Ekonomi Bersama, IBC Sebut Asia-Afrika Mitra Strategis untuk Hadapi Guncangan Global: Ada Kedekatan Sejarah

Menghadapi dinamika geopolitik dan ketegangan perdagangan internasional, IBC memandang bahwa kawasan Asia-Afrika merupakan mitra strategis yang perlu diperkuat.
Kamis, 24 April 2025 - 04:51 WIB
Ketua Dewan Pengawas IBC Arsjad Rasjid dalam forum dialog bersama perwakilan negara-negara Asia dan Afrika saat memperingati 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Bandung.
Sumber :
  • IBC

Jakarta, tvOnenews.comIndonesian Business Council (IBC) menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi ekonomi antara negara-negara Asia dan Afrika guna menghadapi dampak ketidakstabilan ekonomi global.

Kekuatan ekonomi di kedua kawasan dinilai memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dunia dan potensi pertumbuhan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menghadapi dinamika geopolitik dan ketegangan perdagangan internasional, IBC melihat kawasan Asia-Afrika sebagai mitra strategis yang perlu diperkuat melalui kerja sama konkret.

Ketua Dewan Pengawas IBC Arsjad Rasjid sempat menyampaikan hal ini dalam forum dialog bersama para perwakilan dari negara-negara Asia dan Afrika yang digelar dalam rangka memperingati 70 tahun Konferensi Asia-Afrika di Bandung, pada Selasa malam, 22 April 2025.

Menurutnya, langkah ini diyakini mampu menciptakan stabilitas dan menumbuhkan kepercayaan di tengah ketidakpastian global yang terus meningkat.

“Indonesia harus aktif merespon tantangan perdagangan internasional melalui diversifikasi kemitraan ekonomi. Asia dan Afrika bukan hanya pasar baru, melainkan mitra strategis dengan kedekatan sejarah, ideologi dan tujuan yang selaras dengan Indonesia,” kata Arsjad di Jakarta, dikutip Kamis (24/4/2025),

Arsjad juga menyoroti pentingnya kawasan Afrika sebagai mitra jangka panjang. Sebab, Afrika memiliki potensi besar dari sisi demografi dan sumber daya energi terbarukan. Sementara Asia telah menunjukkan kemajuan signifikan melalui industrialisasi dan perdagangan yang pesat.

IBC mendorong pemerintah negara-negara Asia dan Afrika untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan tatanan ekonomi global yang adil, damai, dan stabil. Dengan demikian, dunia usaha dapat tumbuh dalam ekosistem persaingan yang sehat dan inklusif.

Dalam rangkaian peringatan Konferensi Asia-Afrika, IBC menyelenggarakan jamuan makan malam yang juga menjadi wadah refleksi terhadap semangat dan warisan KAA 1955.

Acara ini dihadiri oleh 60 duta besar dan perwakilan dari negara-negara Asia dan Afrika serta tokoh-tokoh bisnis dari kedua kawasan.

Minat pelaku usaha nasional terhadap perluasan pasar ke Afrika juga kian menguat. Selain memperkuat eksistensi di Asia, pengusaha Indonesia mulai memandang Afrika sebagai wilayah potensial untuk ekspansi bisnis.

IBC pun mengambil langkah konkret dengan mempertemukan pemangku kepentingan dan pelaku bisnis guna membuka peluang kerja sama lintas sektor.

“Saat ini merupakan momentum yang sangat baik karena kondisi ekonomi global memaksa pelaku bisnis untuk diversifikasi dan mencari lebih banyak mitra dagang baru,” kata Arsjad.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menilai bahwa dunia telah mengalami banyak perubahan sejak Konferensi Asia-Afrika pertama kali digelar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, tantangan baru seperti geopolitik yang memanas, meningkatnya proteksionisme, dan merosotnya kepercayaan terhadap sistem multilateral kini muncul ke permukaan.

“Pelajaran dari KAA dalam hal ini masih sangat relevan. Di era di mana dunia semakin terpolarisasi, kebutuhan akan kesatuan di antara negara-negara berkembang semakin kritikal. Sudah saatnya kita membawa semangat KAA Bandung, mendorong kolaborasi yang lebih kuat di antara negara-negara Global South,” katanya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT