News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikira 32%, Ternyata Tarifnya 47%! Begini Cara AS Hitung Beban Ekspor RI

Tarif impor RI ke AS ternyata bisa tembus 47%. Ini penjelasan lengkap cara menghitungnya, termasuk tarif dasar dan tambahan.
Minggu, 20 April 2025 - 10:34 WIB
Negosiasi Soal Tarif Trump, Menko Airlangga Ungkap Ada Perusahaan Indonesia Investasi ke AS
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah Indonesia mengungkap fakta mengejutkan soal tarif impor yang dikenakan Amerika Serikat (AS) terhadap produk Indonesia.

Selama ini publik mengetahui tarif tersebut sebesar 32 persen, namun Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut beban tarif sebenarnya bisa mencapai 47 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tarif tinggi ini membuat posisi ekspor Indonesia, khususnya di sektor tekstil dan garmen, menjadi kurang kompetitif di pasar AS. Tapi dari mana angka 47 persen itu muncul? Bagaimana cara menghitungnya?

Asal Usul Tarif 47 Persen

Dalam konferensi pers di Jakarta, Airlangga menjelaskan bahwa tarif yang dikenakan AS tidak hanya terdiri dari satu jenis, melainkan beberapa lapis. Di sinilah letak pentingnya pemahaman soal struktur tarif bertingkat.

Tarif dasar (base tariff) untuk produk asal Indonesia berkisar antara 10% hingga 37%, tergantung kategori barang. Misalnya, untuk produk tekstil dan garmen tertentu, tarif dasar bisa mencapai angka maksimum 37%.

Namun, di luar itu, masih ada tambahan tarif proteksionis sebesar 10%. Ini adalah tarif tambahan yang diterapkan oleh AS dalam rangka melindungi industri dalam negeri mereka.

Simulasi Perhitungan Tarif

Berikut cara menghitung total tarif yang dikenakan terhadap produk Indonesia di pasar AS:

  • Skenario ringan
    Tarif dasar: 10%
    Tambahan tarif: 10%
    Total tarif: 10% + 10% = 20%

  • Skenario berat (maksimum)
    Tarif dasar: 37%
    Tambahan tarif: 10%
    Total tarif: 37% + 10% = 47%

Dengan kata lain, angka 47% merupakan skenario maksimum yang dikenakan terhadap jenis produk tertentu, khususnya yang sudah dikenai tarif dasar tertinggi.

“Meski saat ini tarif 10% untuk 90 hari, di tekstil, garmen, ini kan sudah ada tarif 10–37%, maka 10% tambahan bisa 10+10 atau 37+10. Ini concern kita,” kata Airlangga.

Ketimpangan: Ekspor AS ke RI Nyaris Bebas Tarif

Kondisi ini menimbulkan ketimpangan dalam perdagangan bilateral. Menurut Airlangga, produk dari Amerika Serikat bisa masuk ke Indonesia dengan tarif nyaris nol persen. Sementara barang Indonesia ke AS dibebani tarif bertingkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau kita ekspor ke Amerika, tarifnya tinggi. Sementara kalau Amerika ekspor ke Indonesia, itu nol persen,” tegas Airlangga.

Ketimpangan inilah yang mendorong pemerintah untuk meminta adanya peninjauan ulang terhadap kebijakan tarif tersebut. Indonesia berharap prinsip kesetaraan dan timbal balik bisa ditegakkan dalam hubungan dagang kedua negara.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Yolla Yuliana mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan Jakarta Livin Mandiri dari Gresik Phonska Plus pada laga terakhirnya di putaran pertama Proliga 2026
Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT