News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jepang Siap Longgarkan Aturan Mobil Demi Deal Dagang dengan Trump

Jepang siap longgarkan aturan keselamatan mobil demi negosiasi tarif dengan Trump, demi selamatkan industri otomotif dan tekan dampak perang dagang.
Minggu, 20 April 2025 - 09:11 WIB
Pejalan kaki berjalan melewati layar elektronik yang menampilkan rata-rata saham Nikkei Jepang di Tokyo, Jepang, 15 April 2025.
Sumber :
  • Reuters

Tokyo, tvOnenews.com — Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan pelonggaran aturan keselamatan kendaraan impor sebagai strategi untuk memperlancar negosiasi tarif dengan Amerika Serikat, di tengah tekanan dari kebijakan perdagangan proteksionis Presiden Donald Trump.

Langkah ini muncul menyusul diberlakukannya bea masuk sebesar 24 persen terhadap ekspor Jepang ke AS. Meski sebagian besar tarif tersebut—termasuk yang ditetapkan langsung oleh Trump—saat ini masih ditangguhkan selama 90 hari, tarif dasar sebesar 10 persen tetap berlaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari Reuters, bea khusus 25 persen untuk kendaraan bermotor bahkan sampai saat ini belum dicabut dan menjadi pukulan serius bagi industri otomotif Jepang.

Menurut laporan Nikkei Asia, Tokyo melihat peluang untuk menjadikan standar keselamatan otomotif sebagai alat negosiasi. Pemerintah Jepang disebut sedang mengkaji kemungkinan melonggarkan aturan uji tabrak terhadap kendaraan impor dari Amerika.

Hal ini dilakukan guna menunjukkan niat baik dalam pembicaraan dagang yang kian krusial. Pasalnya, Jepang dan AS selama ini menerapkan sistem regulasi keselamatan mobil yang berbeda. 

Penyesuaian terhadap aturan tersebut bisa membuka jalan bagi kesepakatan tarif yang lebih menguntungkan Jepang, sekaligus meredam tekanan dari kebijakan ekonomi Trump yang keras dan tak jarang menimbulkan keresahan global.

Presiden Trump, dalam pertemuan tatap muka terbaru dengan delegasi Jepang pekan ini, menyebut bahwa telah terjadi “kemajuan besar” dalam pembahasan tarif bilateral. 

Ini menjadi sinyal bahwa Jepang berpeluang menghindari dampak terburuk dari gelombang perang dagang global yang digagas pemerintahan Trump sejak beberapa tahun terakhir.

Upaya Jepang bukan hanya untuk melindungi sektor otomotif—yang merupakan tulang punggung ekspor negara tersebut—tetapi juga untuk mempertahankan kestabilan hubungan ekonomi bilateral dengan AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ancaman resesi global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika langkah pelonggaran ini disetujui, maka Jepang akan menjadi salah satu negara pertama yang secara eksplisit menyesuaikan standar keselamatan domestiknya demi kepentingan diplomasi dagang dengan AS. 

Hal ini dipandang sebagai langkah pragmatis, namun juga mengundang perdebatan di dalam negeri terkait dampak terhadap keselamatan konsumen dan independensi regulasi nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT