News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Tanam Gandum? Serius! Uji Coba Dimulai, Impor Bisa Tamat!

Indonesia mulai uji coba budidaya gandum di Jawa Tengah, NTB, dan NTT. Tujuannya? Kurangi impor, cari bibit unggul, dan wujudkan kemandirian pangan nasional.
Kamis, 17 April 2025 - 17:11 WIB
Indonesia Tanam Gandum? Serius! Uji Coba Dimulai, Impor Bisa Tamat!
Sumber :
  • Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah mengejutkan datang dari Kementerian Pertanian RI. Di tengah dominasi gandum impor yang menembus jutaan ton setiap tahun, Indonesia kini memulai budidaya gandum skala nasional. Uji coba telah digelar di Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa ini adalah bagian dari strategi besar diversifikasi pangan nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau padi dan jagung sudah bisa kita penuhi, maka fokus berikutnya adalah gandum dan kedelai,” tegas Amran dalam saat ditemui awak media pada hari Kamis (17/4/2025) di Jakarta. 

Budidaya Gandum di Iklim Tropis? Bisa!

Selama ini, banyak yang menganggap gandum hanya cocok ditanam di negara beriklim subtropis. Namun, Kementerian Pertanian menantang anggapan itu. “Kami cari bibit unggul yang tahan panas, cocok untuk iklim tropis. Sudah ada yang berhasil tumbuh,” ujar Amran.

Program ini juga membuka peluang bagi para petani untuk mencoba komoditas baru, sekaligus menekan ketergantungan pada impor yang selama ini membebani devisa negara.

Targetnya: Kemandirian Pangan

Kementan menegaskan bahwa uji coba ini bukan eksperimen sembarangan. Langkah ini bagian dari visi besar kemandirian pangan nasional. Dengan mengembangkan gandum lokal, Indonesia berharap bisa mengurangi ketergantungan pada impor yang bisa mencapai 10 juta ton per tahun.

“Kita tidak bisa terus bergantung pada negara lain untuk kebutuhan pangan pokok,” lanjut Amran. “Gandum itu bahan dasar mi instan, roti, dan makanan sehari-hari rakyat. Ini soal kedaulatan.”

Diversifikasi yang Realistis

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program diversifikasi pangan bukan hal baru. Namun, kali ini pemerintah tampak lebih serius dan fokus. Tak hanya gandum, kedelai juga jadi prioritas, mengingat kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat. “Kedelai impor juga harus kita kurangi, apalagi untuk kebutuhan tempe dan tahu,” ujar Amran.

Dengan semakin banyak komoditas yang bisa diproduksi dalam negeri, Indonesia diharapkan bisa lebih tahan terhadap gejolak harga global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT