News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelang Emas 10 Gram Milik Nenek Penjual Rujak Lontong Raib dari Tangan, Korban Mengaku Kena Gendam

Emas gelang milik nenek yang raib di bawa orang itu akibat terkena gendam alias hipnotis
Kamis, 17 April 2025 - 08:22 WIB
Gelang Emas 10 Gram Milik Nenek Penjual Rujak Lontong Raib Kena Gendam
Sumber :
  • tvOnenews.com/Veros Afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Gelang emas seberat 10 gram milik nenek Ma'ati (61) warga Desa Larangan Luar, Pamekasan, Jawa Timur, raib di bawa kabur seorang pria tidak dikenal, Rabu (16/4/2025).

Emas gelang milik nenek yang raib di bawa orang itu akibat terkena gendam (hipnotis) oleh seorang pria yang tengah membeli rujak di warung korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan anak korban, Antok Kurniawan mengungkapkan, awal ibunya terkena gendam saat ibunya tengah berjualan rujak lontong di warung dekat Masjid Riyadul Mustaqim Jalan Raya Larangan Luar, Senin (14/4/2025) sore, sekira pukul 16:00 WIB.

Tiba-tiba datang seorang pria mengendari sepeda motor dan memesan rujak. Namun berapa saat pelaku merokok dan memberikan bungkus rokok itu ke orang tuanya.

"Lalu sama ibu saya di ambil dan saat itu ibu langsung mengikuti kemauan pria itu untuk mengambil emas karena awal orang itu ngakunya dukun dan bisa menyembuhkan penyakit ibu," kata Antok anak korban.

Menurutnya, karena termakan mebicaraan pria itu, korban mengikuti apa yang dia minta. Lalu nenek itu langsung pulang mengambil gelang emas seberat 10 gram.

"Setelah mengambil emas ke rumah, ibu saya itu sama pelaku di suruh menyerahkan perhiasan itu masjid karena menjadi syarat untuk bisa menyembuhkan penyakitnya," terangnya.

Setelah emas itu diterima oleh pelaku, kata Antok ibunya di suruh sama pelaku untuk mengambil wuduk agar proses bisa menyembuhkan penyakitnya.

"Namun saat ibu saya di suruh ambil wuduk, orang itu kabur membawa gelang emas," ucap Antok.

Ibunya sadar kalau terkena gendam itu saat kembali ke warung rujaknya kaget hingga pingsan karena tidak menyangka sudah memberikan gelang emasnya kepada orang orang tidak dikenal.

"Ibu sadar dan bisa normal lagi itu malamnya dari kejadian sore itu. Kini orang tua saya trauma atas kejadian itu, hingga kini ibu masih duduk diam melamun kemungkinan masih ingat soal kejadjan itu," imbuhnya.

Pihaknya berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan gelang emas ibunya bisa kembali.

Sementara, Kapolsek Larangan Iptu Suryanto menyampaikan, korban kini sudah melaporkan ke polsek dan kini kasus itu masih di tangani dan masih proses penyelidikan.

"Korban sudah laporan dan kini proses penyelidikan. Sementara barang bukti kami amankan rekaman CCTV, surat pembelian gelang emas dari koran," ungkap Iptu Suryanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil penyelidikan sementara, identitas pelaku sudah di kantongi dan kinibpelaku masih di buru petugas.

"Identitas sudah ada masih dilakukan penyelidikan, secepatnya kami tangkap," pungkasnya. (vaf/vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT