News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asing Kabur! Hampir Rp30 Triliun Dana Lenyap dari Pasar Saham RI hingga Akhir Maret

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aliran dana investor non-residen atau asing dari pasar saham Indonesia menunjukkan tren negatif sepanjang tahun berjalan.
Jumat, 11 April 2025 - 14:39 WIB
ilustrasi saham
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com – Tekanan terhadap pasar modal Indonesia masih berlanjut hingga akhir kuartal pertama 2025.

Salah satu indikator utama adalah keluarnya dana asing dalam jumlah signifikan dari bursa saham Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, aliran dana investor non-residen dari pasar saham menunjukkan tren negatif sepanjang tahun berjalan.

Hingga 27 Maret 2025, nilai dana asing yang keluar tercatat hampir menyentuh Rp30 triliun, atau tepatnya Rp29,92 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, mengatakan tekanan eksternal masih mempengaruhi minat investor terhadap aset domestik.

“Non-residen mencatatkan net sale sebesar Rp8,02 triliun month-to-date (mtd), dan year-to-date itu masih terdapat net sale sebesar Rp29,92 triliun,” ujar Inarno dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK, Jumat (28/3/2025).

Di sisi lain, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.126 triliun. Nilai itu menunjukkan kenaikan 2,27 persen secara bulanan, namun masih turun 9,80 persen jika dihitung dari awal tahun.

IHSG juga mengalami tekanan di tengah dinamika ekonomi global. Hingga 27 Maret 2025, indeks ditutup melemah 3,83 persen (mtd) ke posisi 6.510,62, dan secara tahunan merosot 8,04 persen.

Setelah libur Lebaran, pasar saham kembali dibuka pada 8 April 2025. Di hari itu, IHSG langsung anjlok 7,9 persen secara harian ke level 5.996, dari sebelumnya 6.510. Koreksi tajam ini memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt) selama 30 menit pada pukul 09.00 WIB.

“Namun demikian, tekanan sedikit berkurang pada 9 April di mana day-to-date mencatatkan 0,47 persen atau di level 5.967. Dan di hari kemarin pada 10 April 2025 tercatat hasil positif, di mana closing IHSG pada level 6.254 atau secara day-to-day naik sebesar 4,70 persen, walaupun secara year-to-date masih turun sebesar 11,67 persen,” jelas Inarno.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pasar obligasi, indeks ICBI melemah tipis 0,17 persen secara bulanan di Maret, tetapi tetap naik 1,75 persen secara tahunan ke level 399,54. Investor asing juga mencatatkan net sell Rp0,43 triliun secara bulanan dan Rp1,41 triliun secara tahunan.

Di sektor investasi, nilai dana kelolaan (AUM) mencapai Rp811,97 triliun per 27 Maret 2025. Angka itu tumbuh 0,45 persen secara bulanan, meskipun secara tahunan turun 3,71 persen. Produk reksa dana mencatat net subscription sebesar Rp0,92 triliun secara bulanan dan Rp1,35 triliun secara tahunan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT