News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laba Anjlok, Kredit Tersendat: UUS Bank DKI Perlu Jurus Baru Hadapi 2025

Laba UUS Bank DKI anjlok 63,83% di 2024 jadi Rp56,68 miliar, disertai lonjakan rasio NPF gross ke 2,37%. Sinyal waspada bagi arah bisnis syariah ke depan.
Rabu, 9 April 2025 - 11:57 WIB
ilustrasi Bank DKI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tahun 2024 menjadi catatan kelam bagi Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank DKI. Laba bersihnya amblas lebih dari separuh, pembiayaan tersendat, dan indikator efisiensi menurun tajam. 

Di tengah tantangan ekonomi yang kompleks dan dinamika persaingan yang kian ketat, UUS Bank DKI kini dituntut untuk menemukan "jurus baru" agar tak tersungkur lebih dalam pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laba Rontok, Sinyal Lampu Kuning Kinerja

Berdasarkan Laporan Keuangannya, laba bersih UUS Bank DKI pada akhir 2024 hanya sebesar Rp56,68 miliar—terjun bebas 63,83% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat Rp156,75 miliar. 

Penurunan ini terjadi meski pendapatan dari penyaluran dana naik menjadi Rp739,49 miliar dari Rp679,68 miliar. Sayangnya, lonjakan beban distribusi bagi hasil yang mencapai Rp416,37 miliar serta beban penurunan nilai aset (impairment) hingga Rp109,71 miliar jadi momok yang menyeret laba bersih ke jurang.

Aset Naik, Tapi Kualitasnya Merosot

Total aset UUS naik 7,7% menjadi Rp10,12 triliun. Namun di balik pertumbuhan itu, tersimpan bom waktu: kualitas aset memburuk. 

Rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) gross naik dari 1,22% menjadi 2,37%, dan NPF net dari 0,64% ke 1,10%. Artinya, makin banyak pembiayaan yang tersangkut dan berpotensi gagal bayar.

Efisiensi Tertekan, Return Melemah

Tingkat pengembalian aset (ROA) UUS anjlok dari 1,73% ke 0,59%, menandakan pelemahan daya hasil atas aset yang dikelola. 

Beban operasional juga menggerus performa, terlihat dari rasio BOPO yang menanjak ke 84,98% dari 78,03%. Rasio efisiensi ini mengindikasikan bahwa hampir setiap rupiah pendapatan digunakan untuk menutup biaya operasional.

Pembiayaan Bagi Hasil Ditinggalkan?

Porsi pembiayaan bagi hasil turun menjadi 60,94% dari 66,71%. Artinya, UUS Bank DKI makin menghindari model pembiayaan berbasis partnership dan lebih memilih jalur konservatif lewat piutang. 

Strategi ini mungkin aman dalam jangka pendek, tapi berpotensi menggerus daya saing syariah yang semestinya mengedepankan kemitraan dan keadilan usaha.

Masih Disangga Pemprov DKI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kepemilikan saham pengendali sebesar 99,98%, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menjadi sokoguru utama Bank DKI. 

Namun ketergantungan pada pemegang saham utama bisa menjadi dua sisi mata uang: jaminan stabilitas, tapi juga potensi stagnasi jika tidak dibarengi inovasi dan terobosan bisnis.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Yolla Yuliana mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan Jakarta Livin Mandiri dari Gresik Phonska Plus pada laga terakhirnya di putaran pertama Proliga 2026
Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT