News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kabar Gembira! 6 Bansos Ini Segera Cair setelah Lebaran April 2025! Ada PKH, BPNT, hingga KIP Kuliah Jutaan Rupiah

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebelumnya telah memastikan, distribusi bansos untuk penerima manfaat akan tetap berjalan lancar selama periode Lebaran.
Rabu, 2 April 2025 - 11:30 WIB
Ilustrasi - Bansos PKH dan BPNT.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Lebaran, ada enam jenis bantuan sosial (bansos) yang akan cair pada April 2025. Beberapa di antaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang sudah memasuki tahap kedua pencairan.

Masyarakat yang memenuhi syarat, bisa segera mengecek apakah mereka termasuk dalam daftar penerima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah diketahui akan terus menyalurkan bansos sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada April 2025, pencairan tetap berjalan sesuai jadwal meskipun baru saja melewati momen Lebaran.

Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebelumnya telah memastikan, distribusi bansos tetap berjalan lancar selama periode Lebaran.

Saat ditemui usai melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, ia menegaskan bahwa pencairan dilakukan sesuai jadwal triwulanan, termasuk selama libur Lebaran.

"Kita menggunakan DTSEN (Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional), yang kedua ini sudah menggunakan DTSEN," ujar Muhaimin dikutip dari Antara

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan bahwa bansos seperti PKH dari Kementerian Sosial akan mulai dicairkan pada kuartal kedua 2025.

Selain itu, berbagai stimulus ekonomi juga diberikan selama periode mudik dan Lebaran untuk membantu masyarakat.

"Bantuan langsung kita percepat termasuk berbagai skenario yang sudah disiapkan," tambahnya.

Berikut enam bansos yang akan cair setelah Lebaran April 2025:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

PKH akan kembali dicairkan pada April 2025 dan masuk ke tahap kedua untuk periode April-Juni 2025. Bantuan ini diberikan kepada keluarga miskin yang memenuhi kriteria tertentu, dengan nominal sebagai berikut:

  • Anak SD/Sederajat: Rp225.000.
  • Anak SMP/Sederajat: Rp375.000.
  • Anak SMA/Sederajat: Rp500.000.
  • Lansia: Rp600.000.
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000.
  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000.
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000.

Bantuan ini disalurkan setiap tiga bulan sekali melalui bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN).

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

BPNT atau bansos sembako akan cair pada April 2025. Besarannya Rp 200.000 per bulan, namun pencairannya dilakukan setiap tiga bulan sekali, sehingga masyarakat akan menerima Rp 600.000 sekaligus.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP merupakan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Penyaluran termin pertama berlangsung dari Februari hingga April 2025, dengan nominal sebagai berikut:

SD: Rp450.000/tahun (Rp225.000 untuk siswa baru/kategori akhir).

SMP: Rp750.000/tahun (Rp375.000 untuk siswa baru/kategori akhir).

SMA: Rp1.800.000/tahun (Rp500.000-Rp 900.000 untuk siswa baru/kategori akhir).

4. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan biaya hidup KIP Kuliah cair setiap awal semester, termasuk pada semester genap Maret-April 2025. Besaran bantuannya dibagi dalam lima klaster:

  • Rp800.000/bulan
  • Rp950.000/bulan
  • Rp1.100.000/bulan
  • Rp1.250.000/bulan
  • Rp1.400.000/bulan

Total pencairan per semester dilakukan dalam satu kali transfer selama enam bulan.

Sebagai contoh, pencairan bagi mahasiswa KIP Kuliah klaster 3 selama satu semester  yakni sebesar Rp 6,6 juta (6 x Rp1.100.000).

Selain biaya hidup, mahasiswa penerima KIP Kuliah juga mendapatkan biaya pendidikan sesuai akreditasi prodi:

  • Akreditasi A: Maksimal Rp12 juta/semester (kedokteran), Rp8 juta/semester (non-kedokteran)
  • Akreditasi B: Maksimal Rp4juta/semester
  • Akreditasi C: Maksimal Rp2,4 juta/semester
  • Penerima dapat mengecek status pencairan di situs resmi KIP Kuliah.

5. Bantuan Beras

Selain bantuan uang tunai, masyarakat juga menerima bansos beras melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Sebanyak 16 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari kelompok desil satu dan dua akan mendapatkan beras 10 kg per bulan. Jika pencairan dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, maka masyarakat akan menerima total 30 kg beras setelah Lebaran 2025.

6. Bantuan Iuran BPJS Kesehatan (PBI JKN)

Pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi peserta PBI JKN sebesar Rp 42.000 per orang per bulan. Bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan langsung dibayarkan ke fasilitas kesehatan. Dengan demikian, penerima dapat berobat tanpa harus mengeluarkan biaya saat menggunakan BPJS atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui berbagai jenis bansos yang dicairkan setelah Lebaran, masyarakat diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bantuan ini juga menjadi upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT