News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wall Street Bergejolak! Saham Meroket Setelah The Fed Tahan Suku Bunga

Wall Street melonjak usai The Fed menahan suku bunga 4,25%–4,50%. Dow Jones +0,92%, S&P 500 +1,08%, Nasdaq +1,41%, dipicu oleh sinyal pemotongan suku bunga.
Kamis, 20 Maret 2025 - 09:38 WIB
Ilustrasi Wall Street
Sumber :
  • ANTARA

New York, tvOnenews.com - Pasar saham AS melonjak pada Rabu (19/3) setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%–4,50%. 

Melansir dari Reuters, keputusan ini diambil di tengah ketidakpastian terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump yang terus mempengaruhi inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan The Fed ini sesuai dengan perkiraan pasar, di mana bank sentral juga mengisyaratkan kemungkinan adanya dua kali pemotongan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin pada tahun ini — tetap pada proyeksi median yang diumumkan tiga bulan sebelumnya.

Setelah pengumuman The Fed, Dow Jones Industrial Average (DJI) melonjak 383,32 poin atau 0,92% menjadi 41.964,63. S&P 500 (SPX) naik 60,63 poin atau 1,08% menjadi 5.675,29, sementara Nasdaq Composite (IXIC) meroket 246,67 poin atau 1,41% menjadi 17.750,79.

Kenaikan ini semakin menguat saat Ketua The Fed, Jerome Powell, memberikan pernyataan bahwa masih terlalu dini untuk menilai dampak tarif Trump terhadap inflasi. Powell juga mengakui sulit untuk menentukan seberapa besar dampak kenaikan harga yang berasal dari tarif tersebut.

"Pasar mencari sinyal pengurangan ketidakpastian, dan Powell mempertahankan outlook tanpa menambah tekanan baru," kata Russell Price, Kepala Ekonom di Ameriprise Financial.

Kebijakan tarif Trump yang masih abu-abu menjadi faktor utama ketidakpastian di pasar. Investor dan analis memperkirakan The Fed mungkin harus menurunkan suku bunga lebih agresif jika pertumbuhan terus melambat.

"Untuk tahun 2025, pasar memperkirakan suku bunga akan turun ke kisaran 3,75% pada akhir tahun, tergantung pada bagaimana keseimbangan antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi berkembang," kata Matthias Scheiber, Kepala Tim Solusi Multi-Aset di Allspring Global Investments.

Sebelas sektor dalam indeks S&P 500 mengalami kenaikan, dipimpin oleh sektor konsumen yang melonjak hampir 2%. Saham Boeing melonjak 6,84% setelah perusahaan menyatakan bahwa tarif baru tidak akan berdampak langsung pada kinerja perusahaan dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, beberapa perusahaan masih menghadapi tekanan. General Mills, misalnya, menurunkan proyeksi penjualan tahunannya, yang menyebabkan sahamnya turun 2,05%.

Meskipun saham-saham mencatatkan kenaikan dalam tiga dari empat sesi terakhir, pasar tetap berada di zona hati-hati. S&P 500 baru saja mengonfirmasi koreksi sebesar 10% dari puncak tertingginya, sementara Nasdaq juga telah memasuki wilayah koreksi sejak 6 Maret 2025.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT