News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenekraf dan OJK Siapkan Skema Pendanaan Tokenisasi untuk Kreator

Kemenekraf dan OJK segera menyiapkan skema tokenisasi untuk pembiayaan kreator. Melalui blockchain, kreator dapat mengakses dana serta tingkatkan nilai karya.
Rabu, 19 Maret 2025 - 10:48 WIB
Untuk menarik perhatian banyak penonton, kreator YouTube perlu memiliki keunikan yang membedakan mereka dari kreator lainnya.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mempersiapkan skema pembiayaan inovatif berbasis token untuk mendukung para kreator di industri ekonomi kreatif. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing pelaku industri kreatif Indonesia di kancah global.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bersama perwakilan OJK menggelar pertemuan di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (18/3), untuk membahas penerapan teknologi blockchain dalam pendanaan proyek kreatif dan monetisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin memastikan bahwa kreator memiliki peluang untuk memanfaatkan teknologi blockchain guna meningkatkan nilai ekonomi dari karya mereka,” ujar Teuku Riefky, dikutip dari siaran pers Kemenekraf, Rabu (19/3).

Tokenisasi Jadi Solusi Pendanaan bagi Kreator

Kemenekraf dan OJK sepakat bahwa tokenisasi dapat menjadi solusi inovatif untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif. Melalui mekanisme ini, karya para kreator bisa diubah menjadi aset digital yang dapat diperdagangkan, sehingga memudahkan mereka mendapatkan dukungan finansial dari para investor.

Skema tokenisasi ini dirancang dalam lima tahap utama:

  • Seleksi Partisipan – Menentukan kreator yang berhak mengikuti program berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

  • Bimbingan dan Pengembangan Kemampuan – Memberikan pelatihan kepada kreator tentang pengelolaan aset digital dan monetisasi HKI.

  • Sesi Pencocokan dan Penawaran – Menghubungkan kreator dengan calon investor melalui platform digital berbasis blockchain.

  • Pendampingan Penutupan Kesepakatan – Memberikan dukungan hukum dan teknis hingga proses kerja sama resmi disepakati.

  • Regulatory Sandbox – Menerapkan mekanisme uji coba dalam pengawasan OJK untuk memastikan keamanan dan kepatuhan regulasi.

"Dengan skema ini, kreator tidak hanya akan mendapatkan akses pendanaan yang lebih mudah, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan nilai ekonomi dari karya mereka di pasar global," kata Riefky.

Dukungan OJK untuk Industri Kreatif

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Kerja sama ini membantu memberikan solusi bagi pelaku industri kreatif untuk mendapat akses yang lebih luas terhadap sumber pendanaan baru. Pada akhirnya, diharapkan akan mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Hasan.

Menurut Hasan, implementasi teknologi blockchain dalam pendanaan proyek kreatif tidak hanya mempercepat proses penggalangan dana, tetapi juga menciptakan transparansi dan keamanan dalam transaksi. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi industri kreatif Indonesia di pasar internasional.

Ekosistem Kreatif Nasional Kian Kompetitif

Program tokenisasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih kuat bagi industri kreatif nasional. Dengan adanya dukungan regulasi dari OJK dan fasilitasi dari Kemenekraf, kreator di Indonesia akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami optimis skema ini bisa mempercepat pertumbuhan industri kreatif nasional sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis teknologi di kawasan Asia,” tegas Riefky.

Skema pembiayaan berbasis token ini akan mulai diujicobakan pada pertengahan tahun 2025, dengan harapan bisa menjadi model pembiayaan baru yang berkelanjutan bagi industri kreatif Indonesia. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Bursa Transfer: Camavinga Tak Tertarik Tinggalkan Real Madrid Meski Diminati Liverpool dan MU

Eduardo Camavinga menjadi sorotan bursa transfer setelah dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United, ternyata lebih memilih tetap bertahan di Read Madrid.
Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terbaru SIM Keliling di Kota Tangerang Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Lokasi Terkini SIM Keliling di Kota Tangsel Pada Jumat 2 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (2/1/2026).
Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Wisatawan Puncak Harap Catat, Ini Prediksi Puncak Arus Balik Momen Nataru

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi sasaran masyarakat dalam menghabiskna Waktu berlibur saat momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan Oranye Jakarta Gercep Bersihkan Sampah Bekas Malam Tahun Baru Sebelum Jam 5 Pagi

Pasukan oranye Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung turun ke sejumlah titik usai perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kawasan ibu kota.
Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.

Trending

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Baru Hari Pertama di 2026, Manchester United Sudah Lakukan Aktivitas di Bursa Transfer Pemain 

Marcus Hojlund dipinjamkan Manchester United ke Napoli. Namun performa memikat membuat Il Partenopei tertarik untuk mendatangkannya secara kepemilikan penuh.
Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Liverpool vs Leeds United, Cody Gakpo Berpeluang Samai Rekor Legenda The Reds

Cody Gakpo berpeluang mencetak sejarah bersama Liverpool saat menghadapi Leeds United di Anfield dengan peluang menyamai rekor legenda klub, Ian Rush. (2/1).
Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Kasus Kematian Siswa SMPN 19 Kota Tangsel Nyaris Tak Terungkap, Ini Fakta Terbaru yang Disampaikan Polisi

Seorang siswa SMPN 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial MH (13) dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) usai diduga menjadi korban aksi bullying oleh teman sekelasnya.
Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Akhirnya! Purbaya Beri Kabar Terbaru Soal Kenaikan Gaji PNS 2026

Persoalan kenaikan gaji ASN sendiri menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuannya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)
3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

3 Pemain Timnas Indonesia yang Terancam Tersingkir di Era John Herdman

Simak 3 pemain Timnas Indonesia yang berpotensi tersingkir di era John Herdman akibat tuntutan fisik, menit bermain, dan persaingan ketat.
Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Sindiran Menohok Media Vietnam, Sebut 2025 sebagai Tahun Terburuk Timnas Indonesia: Memalukan

Media Vietnam melontarkan sindiran pedas terhadap Timnas Indonesia sampai sebut tahun 2025 disebut sebagai periode terburuk Skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT